TAPTENG – Lima partai politik di Kabupaten Tapanuli Tengah mendesak Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu meningkatkan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 yang disebut masih rendah.
Kelima partai tersebut adalah Gerindra, NasDem, Golkar, PKB, dan PAN.
Mereka juga membuka wacana mengambil langkah politik melalui DPRD hingga pemakzulan terhadap Masinton apabila tidak ada perbaikan dalam pengelolaan pemerintahan dan penyerapan anggaran.
Baca Juga: Jokowi dan Politik Perhatian Pernyataan tersebut diketahui melalui video yang beredar di media sosial dan dilihat pada Sabtu, 5 September 2026.
Dalam video itu, perwakilan lima partai menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka soroti di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Ketua DPC Gerindra Tapteng Hazmi Arif Simatupang mengatakan lima partai tersebut duduk bersama untuk menyikapi kondisi pemerintahan di Tapanuli Tengah.
"Kami duduk bersama dalam rangka menyikapi hal-hal yang saat ini sedang berkembang di Kabupaten Tapanuli Tengah, khususnya tentang kepemimpinan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu yang kami anggap lalai dan lemah di dalam menjalankan roda pemerintahan," kata Hazmi dalam video.
Hazmi mengatakan penyerapan APBD Tapanuli Tengah 2026 disebut baru mencapai sekitar 30 persen hingga Agustus.
Kondisi tersebut membuat lima partai menilai pengelolaan anggaran pemerintah daerah belum berjalan secara profesional.
"Untuk itu kami lima partai ingin menyampaikan sikap bersama, pertama kami menyesalkan pengelolaan anggaran yang tidak profesional dan tidak mempunyai kemampuan dalam mengelola anggaran APBD dan dalam hal ini bisa diketahui dari informasi yang diperoleh bahwa penyerapan anggaran APBD Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 2026 sampai bulan Agustus hanya mencapai 30 persen," ucapnya.
Menurut Hazmi, rendahnya penyerapan anggaran tersebut juga berkaitan dengan pemanggilan dan peringatan terhadap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah oleh Kementerian Dalam Negeri.
Selain persoalan APBD, lima partai tersebut menyoroti penanganan bencana banjir di Tapanuli Tengah.