TANJUNGBALAI - Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Kota Tanjungbalai di ruang kerjanya, Selasa (1/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah dengan organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan Kota Tanjungbalai.
Mahyaruddin didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Fitra Hadi serta Kabag Kesra Sofian Pohan saat menerima kunjungan Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Tanjungbalai Bagus Salim bersama jajaran pengurus.
Audiensi tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah yang akan digelar di Jawa Timur. Dalam pertemuan itu, Mahyaruddin mendengarkan berbagai pandangan, aspirasi dan harapan yang disampaikan jajaran Pemuda Muhammadiyah Tanjungbalai.
Baca Juga: Diguyur Dana Segar Rp9,4 Miliar dari Pemprov Sumut, Wali Kota Tanjungbalai Tancap Gas Genjot Pendapatan Daerah Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Tanjungbalai Bagus Salim mengapresiasi sejumlah perubahan yang dinilai terlihat di Kota Tanjungbalai di bawah kepemimpinan Wali Kota Mahyaruddin Salim dan Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina.
Menurut Bagus, kondisi kota saat ini dinilai semakin tertata dan rapi. Pihaknya juga menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai upaya pemerintah daerah dalam membangun Tanjungbalai.
"Kami siap mendukung perubahan dan pembangunan Kota Tanjungbalai. Kami berharap kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi kepemudaan semakin baik," ujar Bagus.
Bagus menjelaskan PD Pemuda Muhammadiyah Tanjungbalai akan mengikuti agenda Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah yang tuan rumah pelaksanaannya ditetapkan kepada Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur.
Penetapan tuan rumah tersebut telah diserahkan secara resmi pada Agustus 2026. Dalam Muktamar nantinya, salah satu pembahasan yang menjadi perhatian adalah arah gerak organisasi serta berbagai isu daerah dari masing-masing wilayah.
Setiap Pimpinan Daerah akan menyampaikan kondisi dan berbagai persoalan yang dihadapi daerah masing-masing. Berbagai usulan tersebut nantinya dapat menjadi bahan pembahasan di tingkat Muktamar, termasuk terkait kriteria dan syarat kepemimpinan organisasi ke depan.
Mahyaruddin menyambut baik agenda Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kontestasi organisasi, tetapi juga dapat menjadi ruang membahas berbagai persoalan daerah dan merumuskan gagasan untuk perubahan.
Ia berharap berbagai usulan yang lahir dari Muktamar dapat memberikan manfaat bagi daerah, termasuk Kota Tanjungbalai.
"Wali Kota sangat mengapresiasi kegiatan Muktamar tersebut, apalagi agenda itu bukan hanya soal kontestasi, tetapi juga membahas isu daerah yang usulannya dapat menjadi poin penting bagi perubahan daerah-daerah di Indonesia, khususnya Kota Tanjungbalai," kata Mahyaruddin.