MEDAN — Produk UMKM terbaik dari tingkat kelurahan dan kecamatan di Kota Medan didorong masuk ke Galeri Dekranasda Mustika Deli melalui sistem kurasi berjenjang.
Proses seleksi produk dimulai dari tingkat kelurahan. Produk yang lolos kemudian diseleksi kembali di tingkat kecamatan sebelum menjalani kurasi akhir di tingkat Kota Medan.
Ketua TP PKK Medan Airin Rico Waas menyampaikan hal tersebut dalam Pertemuan Bulanan TP PKK Kota Medan di Gedung Serbaguna PKK Kota Medan, Selasa, 1 September 2026.
Baca Juga: Listrik Padam Hampir 7 Jam di Tanjung Tiram, UMKM Mengeluh: PLN Akui Estimasi Waktu Telah Direvisi Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli TP PKK Martinijal Zakiyuddin Harahap dan pengurus TP PKK kecamatan.
Airin mengatakan sistem kurasi bertingkat diperlukan agar produk yang masuk ke Galeri Dekranasda Mustika Deli telah melalui proses seleksi sejak dari wilayah masing-masing.
"Proses terkumpulnya para pelaku UMKM ini tidak mungkin dapat saya kerjakan sendiri. Ini hasil kerja sama dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kurasi tahap akhir di tingkat Kota Medan," ujarnya.
Menurut Airin, kurasi produk sebaiknya dilakukan secara rutin dan tidak hanya ketika ada kegiatan atau pameran tertentu.
Ia mengusulkan proses seleksi tersebut dilakukan secara berkala, misalnya setiap tiga bulan.
"Kurasi produk dilakukan secara berkala, misalnya tiga bulan sekali. Prosesnya dimulai dari tingkat kelurahan untuk menyaring UMKM terbaik, lalu secara bertahap naik ke tingkat kecamatan untuk dikurasi kembali," katanya.
Airin mengatakan sistem tersebut akan membuat produk yang sampai ke tingkat kota sudah melewati penyaringan awal.
Dengan begitu, proses kurasi akhir dapat lebih fokus dan Galeri Dekranasda Mustika Deli dapat memiliki lebih banyak produk unggulan dari berbagai wilayah.
Airin juga menekankan pentingnya kerja sama antara TP PKK di tingkat kelurahan dan kecamatan.