TANJUNGBALAI — Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, secara resmi membuka Festival Seni Pencak Silat Tradisional di Open Stage Alun-Alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah pada Selasa (18/8/2026).
Agenda budaya ini dirangkai dengan pelantikan pengurus DPD Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kota Tanjungbalai periode 2026–2031.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Tanjungbalai, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Tanjungbalai Dewi Yanti, Ketua DPW PPSI Sumatera Utara Edy Yusri, serta Ketua DPD PPSI Kota Tanjungbalai Rahdiansyah Pane beserta jajaran pengurus dan perwakilan perguruan silat.
Baca Juga: Wali Kota Tanjungbalai Apresiasi Pelajar Mewakili Indonesia di Deutschcamp 2026 Vietnam Dalam sambutannya, Fadly memberikan apresiasi atas prakarsa DPD PPSI Kota Tanjungbalai dalam menggelar ajang pelestarian seni budaya warisan leluhur tersebut.
Ia menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri fisik, melainkan identitas kebudayaan bangsa yang memuat nilai kedisiplinan, sportivitas, dan karakter bagi generasi muda.
Fadly menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tanjungbalai berkomitmen mendukung agenda kebudayaan dan olahraga tradisional guna mendorong pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Festival ini juga diproyeksikan menjadi ruang silaturahmi antarperguruan sekaligus wadah pembinaan atlet muda.
Selain membuka festival, Fadly menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus DPD PPSI Kota Tanjungbalai yang baru saja dilantik untuk masa bakti lima tahun ke depan.
Ia berharap kepengurusan baru ini mampu membawa cabang olahraga pencak silat Tanjungbalai semakin solid, berprestasi, dan makin dikenal di tingkat regional maupun nasional.* (ad)