TANJUNGBALAI — Sebanyak 638 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungbalai Asahan (TBA) menerima Remisi Umum 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dari jumlah tersebut, 17 narapidana dinyatakan langsung bebas setelah masa pidananya berakhir usai mendapatkan remisi.
Penyerahan remisi dilakukan oleh Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina di Lapas Kelas IIB TBA, Senin, 17 Agustus 2026.
Baca Juga: HUT ke-81 RI, Bupati Labusel Pimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi dan Beri Kado Remisi untuk 93 Warga Binaan Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tanjungbalai, Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Kepala Lapas Kelas IIB TBA Refin Tua Simanullang beserta jajaran, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta warga binaan.
Dalam kesempatan tersebut, Mahyaruddin membacakan amanat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.
Dalam amanat itu disebutkan bahwa pemberian remisi bukan sekadar tradisi tahunan atau pemenuhan norma hukum.
Remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku dan mengikuti proses pembinaan dengan baik.
"Remisi ini merupakan wujud penghargaan negara atas kesungguhan Saudara sekalian dalam memperbaiki diri. Makna kemerdekaan sejati adalah ketika kita mampu bangkit dari kesalahan masa lalu dan melangkah menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat," ujar Mahyaruddin.
Mahyaruddin menjelaskan, pemberian Remisi Umum 2026 kepada warga binaan Lapas Kelas IIB TBA berdasarkan sejumlah keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Sebanyak 492 orang menerima remisi berdasarkan SK Nomor PAS-1453.PK.05.03 Tahun 2026.
Kemudian 30 orang berdasarkan SK Nomor PAS-1454.PK.05.03 Tahun 2026, sebanyak 13 orang berdasarkan SK Nomor PAS-1455.PK.05.03 Tahun 2026, dan 103 orang berdasarkan SK Nomor PAS-1458.PK.05.03 Tahun 2026.
Dengan demikian, total narapidana yang memperoleh Remisi Umum 2026 mencapai 638 orang.