TANJUNGBALAI — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tanjungbalai diisi dengan Zikir dan Doa Kebangsaan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk merefleksikan kembali makna kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Jumat, 14 Agustus 2026.
Baca Juga: 45 Putra-Putri Terbaik Tanjungbalai Resmi Jadi Paskibraka 2026, Wali Kota Mahyaruddin: Jalankan Tugas dengan Disiplin dan Tanggung Jawab Acara dihadiri Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, BUMD, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), ASN, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Mahyaruddin mengatakan kemerdekaan yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan nikmat besar dari Allah SWT sekaligus hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.
Menurut Mahyaruddin, para pahlawan telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raga demi bangsa dan negara.
Karena itu, peringatan kemerdekaan tidak cukup hanya dilakukan melalui upacara dan kegiatan perayaan.
Ia mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan dengan rasa syukur, memperbanyak zikir dan doa, serta memohon kepada Allah SWT agar bangsa dan daerah senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan keberkahan.
"Melalui zikir dan doa malam/hari ini, mari kita doakan para pahlawan yang telah mendahului kita. semoga segala pengorbanan mereka mendapat balasan terbaik dari allah swt. hadirin yang berbahagia," harap Wali Kota Mahyaruddin.
Mahyaruddin mengatakan Pemko Tanjungbalai terus berupaya membangun daerah dengan semangat mewujudkan visi Tanjungbalai Emas, yakni Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera.
Menurut dia, pembangunan tidak hanya berkaitan dengan jalan, jembatan, fasilitas umum, dan pertumbuhan ekonomi.
Pembangunan juga harus mencakup pembangunan manusia yang beriman, berakhlak, sehat, berpendidikan, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.