ASAHAN - Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dharma Pramudhita, Sabtu malam (15/8/2026). Kegiatan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah tamu undangan.
AKBP Revi Nurvelani selanjutnya mendapat amanah sebagai Wakil Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Sumatera Utara. Sementara jabatan Kapolres Asahan kini diemban AKBP Adi Dharma Pramudhita.
Dalam kesempatan tersebut, Revi menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi yang terjalin selama dirinya bertugas di Kabupaten Asahan. Menurutnya, kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan.
Baca Juga: Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden, Wabup Asahan Ajak Masyarakat Dukung Program Pemerintah "Polisi tidak bisa berjalan sendiri tanpa melibatkan unsur-unsur yang lain. Semuanya harus bersinergi," kata Revi.
Revi juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Asahan, Forkopimda, serta seluruh masyarakat atas dukungan selama dirinya menjalankan tugas. Dia turut meminta maaf apabila selama bertugas terdapat perkataan maupun tindakan yang kurang berkenan.
"Pada prinsipnya kami sangat bangga meniti karier di Kabupaten Asahan. Banyak hal yang tidak bisa diungkapkan. Alhamdulillah, kami disambut dengan hangat dan dilepas dengan baik," ujarnya.
Revi berharap Kapolres Asahan yang baru dapat memperoleh dukungan yang sama, bahkan lebih besar, dari seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dalam menjalankan tugas.
"Mudah-mudahan kepemimpinan yang baru diperlakukan sama seperti kami, bahkan lebih. Itu harapan kami," katanya.
Sementara itu, Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan Pemkab Asahan dan Forkopimda. Dia berharap dapat segera beradaptasi dan menjadi bagian dari masyarakat Kabupaten Asahan.
"Kami berharap ke depan mendapat dukungan dari Forkopimda untuk melaksanakan tugas-tugas kepolisian secara maksimal, sehingga dapat mewujudkan situasi yang aman dan kondusif," ujar Adi.
Adi juga menegaskan keterbukaannya untuk membangun komunikasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Menurutnya, komunikasi diperlukan untuk bertukar informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Kami membuka diri 24 jam untuk berkoordinasi dengan Forkopimda maupun masyarakat, terutama untuk berbagi informasi terkait kamtibmas dan hal-hal lainnya," katanya.