TANJUNGBALAI - Pemerintah Kota Tanjungbalai resmi meluncurkan logo city branding "Tanjungbalai Kota Kerang". Branding baru ini diharapkan memperkuat identitas kota sekaligus mendorong sektor pariwisata, ekonomi dan investasi.
Peluncuran logo dilakukan langsung oleh Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, para asisten dan staf ahli di lingkungan Pemko Tanjungbalai saat memimpin Apel Pemerintahan di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (10/8/2026).
Mahyaruddin mengatakan city branding tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat citra Tanjungbalai sebagai kota yang berada di pesisir Pantai Timur Sumatera Utara.
Baca Juga: Kinerja OPD Dinilai Belum Memuaskan, Wali Kota Tanjungbalai: Jangan Bawa Kekerabatan Menurutnya, identitas "Tanjungbalai Kota Kerang" juga diharapkan dapat membuat Tanjungbalai lebih mudah dikenali secara nasional maupun internasional. Terlebih, sebelumnya Tanjungbalai juga dikenal dengan sebutan Tanjungbalai Asahan.
"Kita berharap dengan telah diluncurkan penggunaan logo city branding ini dapat memperkuat identitas Kota Tanjungbalai yang berada di Pesisir Pantai Timur Sumatera Utara," kata Mahyaruddin.
Dia berharap branding tersebut tidak hanya dikenal di wilayah Sumatera Utara, tetapi mampu menjangkau pasar nasional hingga internasional. Salah satu targetnya adalah meningkatkan kunjungan wisatawan ke Tanjungbalai.
Mahyaruddin menyebut wisatawan nantinya dapat menikmati berbagai potensi yang dimiliki kota tersebut, termasuk kuliner berbahan kerang yang selama ini telah dikenal masyarakat.
"Harapannya, dapat menarik kunjungan wisatawan, khususnya lokal dan provinsi yang berdekatan dengan Sumatera Utara, datang berkunjung dan melihat langsung kota kita serta menikmati kuliner kerang yang telah dikenal luas," ujarnya.
Ia menegaskan city branding bukan sekadar penggunaan sebuah logo. Menurutnya, branding tersebut menjadi bagian dari upaya menampilkan jati diri Tanjungbalai secara konsisten dan berkelanjutan.
"City branding menjadi awal dan tonggak yang akan kita laksanakan, inilah upaya kita menampilkan jati diri Tanjungbalai secara konsisten dan berkelanjutan," tutur Mahyaruddin.
Mahyaruddin menjelaskan, city branding "Tanjungbalai Kota Kerang" dirancang untuk menjawab tantangan era digital sekaligus memperkuat posisi Tanjungbalai sebagai salah satu kota tujuan wisata di pesisir Pantai Timur Selat Malaka.
Karena itu, branding kota diharapkan dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ruang digital dan aktivitas pemerintahan. Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Tanjungbalai mendukung penerapan identitas baru tersebut.