MEDAN — Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya mengajak generasi muda untuk membangun karakter yang kuat dengan menanamkan nilai integritas, kejujuran, dan semangat mengejar cita-cita sebagai calon pemimpin masa depan.
Menurut Surya, karakter yang kokoh menjadi salah satu benteng utama bagi anak muda dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang terus menjadi persoalan serius.
Pesan tersebut disampaikan Surya saat menghadiri Dialog Interaktif Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bersama ratusan pelajar SMA sederajat dan pimpinan organisasi mahasiswa di Aula Amir Hamzah, Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Jumat (7/8/2026).
Baca Juga: Anggota DPRD Medan Antonius Tumanggor Jadi Tersangka, NasDem Buka Suara soal Nasib Kadernya Dalam kesempatan itu, Surya menyampaikan sambutan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Ia mengatakan kegiatan dialog tersebut bukan hanya menjadi tempat berdiskusi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komitmen bersama dalam melawan ancaman narkotika.
"Penyalahgunaan narkoba telah menjadi persoalan yang tidak mengenal batas usia, profesi, maupun latar belakang sosial. Korban utama adalah anak muda yang seharusnya sedang mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan," ujar Surya.
Ia menjelaskan, posisi Sumatera Utara sebagai salah satu pintu gerbang perdagangan internasional di wilayah barat Indonesia membuat daerah ini memiliki tantangan besar dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.
Karena itu, menurutnya, pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.
Dalam dialog tersebut, Surya juga menyampaikan pandangannya terkait pentingnya peran anak muda dalam membangun masa depan bangsa.
"Saya mau sampaikan pernyataan Menkopolkam, Bapak Djamari Chaniago tentang bagaimana Negara Iran bisa bertahan dari gempuran embargo ekonomi selama hampir 40 lebih. Karena anak mudanya tidak terlibat narkoba, tawuran dan kenakalan lain. Mereka sibuk mengisi ilmu pengetahuan," jelas Surya.
Ia berharap generasi muda Sumatera Utara dapat mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang memiliki integritas.
Nilai tersebut, kata dia, harus terlihat dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari bersikap jujur, menyelaraskan perkataan dengan tindakan, hingga menjauhi sifat negatif seperti dendam dan iri hati.