MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengapresiasi komitmen Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), khususnya Balai Besar BMKG Wilayah I, dalam meningkatkan literasi kebencanaan di kalangan pelajar melalui penyelenggaraan Lomba Cerdas Cermat (LCC) BMKG Tahun 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, usai menyerahkan hadiah kepada para pemenang LCC BMKG tingkat SMA/MA/SMK sederajat se-Sumatera Utara.
Kegiatan semifinal dan final berlangsung di Balai Besar BMKG Wilayah I Medan, Jalan Ngumban Surbakti II Nomor 15, Medan, Selasa (4/8/2026).
Baca Juga: Bobby Nasution Siap Jalankan Efisiensi Anggaran, Program Prioritas Tak Boleh Terdampak Surya mengatakan pendidikan kebencanaan merupakan investasi penting untuk membentuk sumber daya manusia yang tangguh dan siap menghadapi berbagai ancaman bencana.
"Indonesia, termasuk Provinsi Sumatera Utara, merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan terhadap berbagai bencana alam. Oleh karena itu, membangun budaya sadar risiko bencana harus dimulai sejak usia sekolah melalui peningkatan pengetahuan, kesiapsiagaan, dan literasi sains," ujarnya.
Menurut Surya, program edukasi yang secara konsisten dilakukan BMKG menjadi langkah strategis dalam mengenalkan ilmu meteorologi, klimatologi, dan geofisika kepada generasi muda sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Ia menilai Lomba Cerdas Cermat BMKG tidak hanya menjadi ajang kompetisi akademik, tetapi juga sarana pembelajaran yang mampu melatih kemampuan berpikir kritis, memperkuat kerja sama, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
"Kompetisi ini bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara. Yang lebih penting adalah tumbuhnya semangat belajar, kemampuan berpikir ilmiah, kepedulian terhadap lingkungan, dan kesiapan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat," katanya.
Surya juga mengajak seluruh sekolah di Sumatera Utara untuk terus mengembangkan budaya literasi kebencanaan.
Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat yang aman sekaligus mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri dan lingkungan sekitar.
Ia menegaskan Pemprov Sumut akan terus memperkuat kerja sama dengan BMKG, pemerintah kabupaten dan kota, dunia pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Sementara itu, Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumut, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.