MEDAN — Bunda Generasi Berencana (Genre) Kota Medan, Airin Rico Waas, mengajak seluruh remaja untuk menjadi generasi yang berani mengambil sikap dan membuat keputusan positif demi menjaga masa depan.
Ajakan tersebut disampaikan Airin saat membuka Karantina Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Kota Medan Tahun 2026 sekaligus melantik Pengurus Forum Genre Kota Medan Periode 2026–2028 di Gedung Serbaguna PKK Kota Medan, Selasa (4/8/2026).
Menurut Airin, kegiatan tersebut bukan sekadar memilih Duta Genre Kota Medan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter bagi para peserta agar tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, peduli terhadap lingkungan, dan mampu menjadi teladan bagi remaja lainnya.
Baca Juga: Eks Pimpinan Bank Mandiri Pangururan Sebut Pemindahbukuan Dana Bansos Korban Bencana Samosir Berdasarkan Hasil Rapat "Mulailah dari hal sederhana, seperti belajar dengan sungguh-sungguh, menghargai orang tua, menghargai guru, menggunakan media sosial dengan bijak, serta berani berkata tidak pada hal-hal yang dapat merugikan masa depan," kata Airin Rico Waas.
Airin berharap siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Duta Genre Kota Medan mampu menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat dan menginspirasi remaja lainnya untuk menjalani kehidupan yang sehat serta produktif.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan masa karantina sebagai kesempatan untuk belajar, menambah pengalaman, serta memperluas pergaulan.
"Selama mengikuti karantina, saya berharap kalian aktif dan bertanya, berani menyampaikan pendapat, dan saling mendukung satu sama lain. Anggaplah ini sebagai kesempatan untuk menambah teman, menambah pengalaman, dan mengembangkan kemampuan yang kalian miliki," pesan Airin Rico Waas.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APMP2KB) Kota Medan, Edliaty, mengatakan karantina yang berlangsung pada 3–5 Agustus 2026 dirancang untuk membekali para finalis dengan wawasan, karakter, serta kemampuan kepemimpinan.
Sebanyak 40 finalis, terdiri dari 20 peserta laki-laki dan 20 peserta perempuan, telah lolos seleksi melalui jalur kecamatan maupun jalur umum.
Mereka dipersiapkan untuk menjadi pendidik sebaya sekaligus motivator dalam menyosialisasikan Program Genre kepada kalangan remaja.
Edliaty menegaskan bahwa Program Genre bertujuan membentuk generasi muda yang mampu merencanakan masa depan dengan baik serta berani menolak berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
"Masa depan yang cerah dimulai dari keputusan berani hari ini. Melalui pembekalan Genre, para remaja Kota Medan diharapkan tidak ragu menolak pengaruh negatif, berani merencanakan masa depan dengan matang, dan siap menjadi teladan bagi generasinya," pungkasnya.