JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan indeks kerukunan umat beragama di Indonesia mengalami peningkatan. Menag menyebut capaian ini menjadi yang tertinggi sejak Indonesia merdeka.
Hal ini disampaikan Nasaruddin saat memberikan sambutan dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026) malam. Ia mengatakan kenaikan tersebut merupakan buah dari upaya merawat kerukunan yang terus dilakukan selama ini.
"Ikhtiar kita di dalam merawat kerukunan juga membuahkan hasil yang membanggakan. Indeks kerukunan umat beragama meningkat dari 76,47 pada tahun 2024, menjadi 77,89 pada tahun 2025. Tertinggi semenjak negeri ini berdiri, Bapak Ibu sekalian," ungkap Nasaruddin.
Baca Juga: Menag Sebut Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Peradaban Dunia di Era Prabowo Menurut Nasaruddin, kenaikan ini turut melampaui target rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) yang ditetapkan untuk tahun 2025. Ia juga menyebut kenaikan indeks kerukunan ini beriringan dengan meningkatnya tingkat ketaatan umat dalam menjalankan ibadah.
"Capaian ini juga melampaui target RPJM tahun 2025 sebesar 76,47 persen, dan telah mendekati target akhir tahun 2029 sebanyak 78,25. Tidak hanya itu, indeks kesalehan umat beragama juga meningkat menjadi 84,20 pada tahun 2025 ini," ujarnya.
Atas capaian tersebut, Nasaruddin menyampaikan terima kasih kepada seluruh tokoh lintas agama yang dinilai turut berkontribusi menjaga kerukunan di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa kerukunan dan ketaatan beragama merupakan modal dasar dalam pembangunan sebuah bangsa.
"Secara khusus, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh tokoh agama yang terus konsisten dalam membina umat hingga kerukunan bangsa tetap terawat. Ini penting karena kerukunan adalah modal dasar pembangunan," imbuhnya.* (d/dh)