JAKARTA -Dalam rangka pengamanan aksi demonstrasi yang diadakan oleh elemen massa dan mahasiswa di sekitar Gedung DPR RI dan Patung Kuda, Jakarta Pusat, sebanyak 1.758 personel gabungan dikerahkan. Pengamanan ini melibatkan berbagai instansi, termasuk Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI, dan instansi terkait lainnya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menyatakan bahwa penempatan personel bertujuan untuk menjaga ketertiban dan mencegah massa mendekati gedung DPR RI atau menutup jalan tol yang mengarah ke lokasi demonstrasi. “Dalam rangka pengamanan aksi elemen massa dan mahasiswa di depan Gedung DPR RI dan Patung Kuda, kami melibatkan sejumlah 1.758 personel gabungan,” ungkap Susatyo dalam konferensi pers yang berlangsung Jumat (11/10).
Rekayasa Lalu Lintas
Susatyo menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi aksi akan dilakukan secara situasional, tergantung pada jumlah massa yang hadir dan eskalasi yang terjadi. “Bila nanti di depan DPR RI massa cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka akan kami lakukan penyekatan di Pulau Dua,” tegasnya.
Pihak kepolisian juga berkomitmen untuk menjaga agar aksi demonstrasi berlangsung damai. Susatyo mengingatkan semua personel yang bertugas untuk mengedepankan tindakan persuasif dan memberikan pelayanan yang humanis kepada massa. “Kami berharap semua pihak dapat berkontribusi untuk menciptakan suasana yang kondusif,” tambahnya.
Tindakan Persuasif
Dalam upaya menjaga keamanan, Susatyo memastikan bahwa tidak ada personel yang dilibatkan dalam pengamanan yang membawa senjata api. “Kami akan tetap menghargai massa aksi yang akan menyampaikan pendapatnya. Tindakan persuasif menjadi prioritas kami,” ujarnya.
Pengamanan di area tersebut juga mencakup pengawasan terhadap arus lalu lintas. Petugas akan ditempatkan di titik-titik strategis untuk mengatur lalu lintas dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang situasi terkini.
Harapan Terhadap Demonstrasi
Sementara itu, Susatyo juga mengimbau kepada massa demonstrasi untuk menyampaikan aspirasi mereka sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kami berharap massa dapat mengekspresikan pendapat dengan baik dan tidak mengganggu ketertiban umum,” tuturnya.
Dengan disiagakannya ribuan personel, diharapkan aksi demonstrasi yang digelar hari ini dapat berlangsung dengan aman dan terkendali, tanpa menimbulkan gangguan bagi masyarakat di sekitar. Pihak kepolisian dan instansi terkait akan terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
Dengan upaya sinergi antara berbagai instansi, diharapkan pengamanan aksi demonstrasi ini dapat berjalan dengan sukses, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka dengan cara yang damai dan sesuai dengan hukum yang berlaku. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama demi menjaga ketertiban dan keamanan di Jakarta Pusat.
(N/014)