MEDAN – Pemerintah Kota Medan melakukan penguatan struktur organisasi dengan melantik sebanyak 22 pejabat manajerial di lingkungan Pemko Medan.
Pelantikan tersebut dilakukan oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman di Balai Kota Medan, Rabu (29/7/2026).
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemko Medan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan, khususnya dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro: Terkait Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan, Amankan Rp2 Miliar dan 21 Orang Dari total pejabat yang dilantik, sebanyak 2 orang merupakan Pejabat Administrator dan 20 orang Pejabat Pengawas.
Dalam sambutan tertulis Wali Kota Medan yang dibacakan Sekda Wiriya Alrahman, disampaikan bahwa jabatan yang diberikan merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi, profesionalisme, dan integritas.
"Setiap pelayanan harus semakin cepat, sederhana, transparan, dan memberikan kepastian kepada masyarakat. Bangun kebiasaan bekerja yang proaktif, responsif, serta mampu memberikan solusi atas setiap persoalan yang dihadapi warga," kata Wiriya Alrahman.
Dalam arahannya, para pejabat manajerial yang baru dilantik diminta memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari mesin birokrasi Pemko Medan.
Ada empat tanggung jawab utama yang ditekankan, yaitu mengelola sumber daya secara optimal, membangun kerja sama dan sinergi antarunit kerja, mengambil keputusan secara tepat dan terukur, serta memastikan seluruh program pemerintah berjalan sesuai target.
Pemko Medan berharap para pejabat yang dipercaya mampu membawa perubahan positif dalam sistem pelayanan pemerintahan.
Selain itu, para pejabat juga diminta untuk mengedepankan sikap profesional dalam menjalankan tugas serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Medan juga mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik agar menjaga amanah jabatan dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan kewenangan.
"Kami minta bapak dan ibu menjauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang dan menguatkan etos kerja demi mewujudkan visi pembangunan daerah. Masyarakat menaruh harapan besar kepada kita," ujarnya.