MEDAN — Jembatan Perintis Garuda di Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, resmi digunakan setelah diresmikan oleh Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Selasa pagi (28/7/2026).
Jembatan yang dibangun melalui kerja sama Kodam I Bukit Barisan dan Pemerintah Kota (Pemko) Medan tersebut menjadi penghubung bagi masyarakat di tiga wilayah, yakni Kecamatan Medan Polonia, Medan Johor, dan Medan Maimun.
Pembangunan jembatan ini dilakukan untuk memberikan akses yang lebih aman dan mudah bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Pemprov Sumut Pastikan Jalan Veteran Medan Deli Diperbaiki Tahun Ini, Tender Segera Dimulai Sebelumnya, kawasan tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah kondisi akses warga viral di media sosial pada April 2026.
Saat itu, sejumlah pelajar terpaksa melintasi Sungai Deli dengan berjalan di atas pipa besar milik PDAM untuk berangkat dan pulang sekolah.
Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan, terutama bagi anak-anak yang harus menggunakan jalur tersebut setiap hari.
Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa mengatakan, Jembatan Perintis Garuda memiliki panjang 32 meter dengan lebar 1,5 meter.
Proses pembangunan berlangsung sejak 3 Juni hingga 25 Juli 2026.
"Jembatan ini kita harapkan bisa memberikan atau memberikan bantuan kepada masyarakat untuk mendapatkan akses jalan yang lebih baik," ujar Mayjen TNI Hendy Antariksa usai peresmian.
Menurut Pangdam, jembatan tersebut memiliki kemampuan menahan beban hingga 4 ton dengan konstruksi yang telah disiapkan agar dapat digunakan masyarakat secara aman.
"Sehingga saya menghimbau kepada masyarakat apabila dalam kondisi yang ramai, ya ditahan-tahanlah ya," ungkapnya.
Mayjen TNI Hendy Antariksa menjelaskan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah yang dilaksanakan melalui dukungan TNI Angkatan Darat.