MEDAN – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap meninjau Paviliun Pulau Pinang, Malaysia, di arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026, Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (20/7/2026) malam.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap keikutsertaan Pulau Pinang dalam PRSU 2026.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kerja sama yang selama ini telah terjalin antara Sumatera Utara dan Negeri Pulau Pinang.
Baca Juga: Penanganan TB di Medan Dipercepat, Pemko Terapkan Strategi Jemput Bola dan Tracing Aktif Setibanya di paviliun, Sulaiman Harahap disambut Timbalan Setiausaha Kerajaan Negeri Pulau Pinang, Tuan Muhammad Ghopran bin Yeop Hamzah.
Dalam kesempatan itu dijelaskan bahwa Pulau Pinang memanfaatkan ajang PRSU 2026 untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah, mulai dari sektor pelancongan atau pariwisata, layanan kesehatan, hingga produk-produk usaha lokal.
Paviliun Pulau Pinang menghadirkan beragam kuliner khas Malaysia yang mencerminkan kekayaan budaya masyarakatnya.
Pengunjung dapat menikmati berbagai hidangan populer seperti nasi kandar, nasi udang, mi Jawa, roti Benggali, char kuey teow, oh chien, pasembor, kerabu bihun, mi soto, hingga roti canai.
Selain kuliner, berbagai produk unggulan usaha lokal juga dipamerkan kepada masyarakat.
Produk tersebut meliputi oleh-oleh khas, minuman tradisional seperti mocha drink, aneka herbal tradisional, hingga produk perlindungan tanaman yang ramah lingkungan.
Dalam kunjungan tersebut, Sulaiman Harahap turut melihat berbagai potensi investasi, promosi pariwisata, layanan kesehatan, serta kekayaan budaya yang ditampilkan di Paviliun Pulau Pinang.
Ia juga berdialog dengan perwakilan Pemerintah Negeri Pulau Pinang mengenai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan di masa mendatang.
"Partisipasi Pulau Pinang di PRSU diharapkan semakin memperkuat hubungan yang telah terbangun, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan, kesehatan, dan kebudayaan," ujar Sulaiman Harahap.