TANJUNGBALAI – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungbalai menggelar Gerakan Indonesia Berkiblat 2026 di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Kamis, 16 Juli 2026.
Kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat memastikan kembali ketepatan arah kiblat rumah, masjid, musala, maupun tempat ibadah lainnya melalui fenomena alam Rashdul Kiblat.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai Nurmalini Marpaung, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fitra Hadi, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kota Tanjungbalai Mulyadi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Indra Adiguna, Kepala Bagian Umum Rizal Hamdani, Camat Datuk Bandar Syamsul Efendi, serta aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai.
Baca Juga: Bupati Asahan Buka Expo Inovasi Universitas Asahan 2026, Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemerintah Bangun Daerah Melalui kegiatan ini, Pemko Tanjungbalai dan Kemenag mengajak masyarakat memanfaatkan fenomena Rashdul Kiblat yang berlangsung pada 15–16 Juli 2026.
Fenomena tersebut terjadi ketika posisi Matahari tepat berada di atas Ka'bah sehingga bayangan benda tegak lurus dapat dijadikan acuan untuk menentukan arah kiblat dengan tingkat ketelitian yang tinggi.
Pengamatan dilakukan pada pukul 16.27 WIB, saat Matahari berada tepat di atas Ka'bah.
Pada waktu tersebut, masyarakat cukup menyiapkan tongkat atau benda lain yang dipasang tegak lurus di tempat terbuka.
Garis yang terbentuk dari ujung bayangan menuju pangkal tongkat menjadi penunjuk arah kiblat yang akurat.
Melalui Gerakan Indonesia Berkiblat 2026, Kementerian Agama berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen Rashdul Kiblat untuk mengecek kembali arah kiblat rumah maupun tempat ibadah sehingga pelaksanaan ibadah dapat dilakukan dengan lebih tepat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan fenomena astronomi dalam mendukung pelaksanaan ibadah sehari-hari.* (ad)