Ahok Menanggapi Pemanggilan Veronica Tan oleh Prabowo: “Hak Prerogatif Presiden”

BITVonline.com - Selasa, 15 Oktober 2024 06:15 WIB

JAKARTA -Presiden terpilih Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan 49 calon menteri di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Senin malam (14/10). Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Veronica Tan, mantan istri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang tiba di lokasi sekitar pukul 19.37 WIB.

Veronica tampil dengan blouse putih dan rok ungu kemerahan, menunjukkan sikap yang percaya diri dan siap menjalani peran baru. Ketika ditanya tentang pemanggilan tersebut, Veronica menyampaikan harapannya untuk bisa berkontribusi bagi masyarakat. “Saya dipanggil oleh Pak Teddy untuk bertemu dengan presiden terpilih, Pak Prabowo. Semoga saya bisa melayani masyarakat ke depannya, tapi untuk semuanya saya masih menunggu pengumuman dari Pak Presiden,” ungkapnya.

Meskipun belum mengetahui posisi pasti yang akan diembannya, Veronica menyatakan kesiapan untuk membantu pemerintahan, terutama dalam isu-isu yang berkaitan dengan perempuan dan anak. “Ya, beliau maksudnya bersama-sama kita membantu untuk masyarakat, ibu-ibu, anak-anak,” katanya, menimbulkan spekulasi bahwa ia mungkin akan ditunjuk sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Sementara itu, mantan suaminya, Ahok, memberikan pandangannya terkait pemanggilan Veronica. Ia menegaskan bahwa penunjukan menteri adalah hak prerogatif presiden terpilih. “Hal tersebut merupakan hak prerogatif presiden terpilih untuk menentukan siapa saja calon menteri beliau,” kata Ahok ketika dikonfirmasi.

Ketika ditanya tentang dukungannya jika Veronica dilantik sebagai menteri, Ahok enggan berkomentar lebih lanjut, memilih untuk tetap fokus pada peran baru mantan istrinya tanpa menambah spekulasi lebih jauh.

Veronica Tan, yang dikenal sebagai sosok publik yang aktif, sebelumnya menjabat di beberapa organisasi sosial dan memiliki ketertarikan mendalam terhadap isu-isu pemberdayaan perempuan. Kehadirannya di kabinet Prabowo-Gibran diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam kebijakan yang berkaitan dengan perempuan dan anak di Indonesia.

Sementara itu, Prabowo masih dalam proses finalisasi komposisi kabinetnya dan belum mengumumkan secara resmi siapa saja yang akan menduduki kursi menteri. Pertemuan di Kertanegara menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju pemerintahan yang baru, di mana Prabowo bertekad untuk menghadirkan tim yang kompeten dan berpengalaman.

Dengan banyaknya spekulasi dan harapan di tengah masyarakat, semua mata kini tertuju pada pengumuman resmi dari Presiden terpilih Prabowo Subianto. Diharapkan, kabinet baru ini mampu menjawab tantangan yang ada dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Prabowo Dorong Bank BUMN Ringankan Kredit UMKM, Rosan Ungkap Arahan di Istana

Pemerintahan

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Singkil Jalin Silaturahmi ke Purnawirawan dan Warakawuri

Pemerintahan

Stadion Teladan Kembali Ramai Event, Medan Siapkan “Parkir Satelit” untuk Redam Kemacetan

Pemerintahan

Koperasi atau Militerisasi? Ribuan Pengelola Jalani Pelatihan 45 Hari Pakai Seragam Loreng

Pemerintahan

Relawan Pro-Prabowo Laporkan Eks Ketua BEM UGM ke Bareskrim Terkait Dugaan Pernyataan Kontroversial

Pemerintahan

Harga Minyak Dunia Turun Usai Damai AS–Iran, Kenapa Pertamax di Indonesia Belum Ikut Berubah?