ACEH BESAR- Warga Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Pekan Bada, bergotong royong membersihkan lingkungan di sekitar kantor keuchik sebagai persiapan menghadapi penilaian Lomba Gampong Mawaddah Warrahmah (GAM Mawar) tingkat Kecamatan Pekan Bada yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (12/7/2026).
Kegiatan gotong royong tersebut melibatkan aparatur gampong, Tim Penggerak PKK, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Selain membersihkan lingkungan, warga juga melakukan penataan sejumlah fasilitas umum guna menyambut tim penilai.
Geuchik Gampong Lam Lumpu, Fakhri Johan, mengatakan kegiatan gotong royong merupakan budaya yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal utama dalam membangun lingkungan yang bersih, nyaman, dan harmonis.
Baca Juga: Ketua Harian Dekranas Beri Dukungan untuk Perajin Aceh di Makassar: Aceh Bangkit, Aceh Bangkit! (Fakhri Johan, Geuchik Gampong Lam Lumpu)
"Lomba GAM Mawar merupakan salah satu program Tim Penggerak PKK Aceh yang bertujuan membangun keluarga dan masyarakat yang harmonis, penuh cinta serta kasih sayang," kata Fakhri Johan, Sabtu (11/7/2026).
Ia menjelaskan, Program Gampong Mawaddah Warrahmah tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan rasa memiliki terhadap gampong. Dengan semangat kebersamaan, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan.
Menurut Fakhri, nilai-nilai gotong royong yang diwariskan secara turun-temurun menjadi kekuatan masyarakat dalam menjaga kekompakan serta meningkatkan kualitas kehidupan di gampong.
Sementara itu, tokoh perempuan Gampong Lam Lumpu, Nur Laila Jamil, menilai Lomba GAM Mawar merupakan media edukasi yang mendorong masyarakat untuk memperkuat nilai cinta, kasih sayang, dan kepedulian sosial.
Ia mengatakan, peran Tim Penggerak PKK sangat penting dalam memberikan teladan kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar terus menjaga budaya kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami berharap Gampong Lam Lumpu memperoleh hasil terbaik dalam penilaian besok. Namun yang paling penting, nilai-nilai kebersamaan dan kasih sayang yang dibangun melalui program ini tetap dijalankan secara berkelanjutan," ujarnya.* (dh)