LABUSEL - Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, memimpin apel pelepasan Kontingen Cabang Gerakan Pramuka Labuhanbatu Selatan yang akan mengikuti Jambore Daerah Sumatera Utara Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Lapangan SBBK, Kecamatan Kotapinang, Senin (6/7/2026).
Apel pelepasan dihadiri Sekretaris Daerah Labuhanbatu Selatan M. Reza Pahlevi Nasution, para staf ahli bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Labuhanbatu Selatan beserta jajaran, unsur Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Ketua Kwartir Ranting se-Labuhanbatu Selatan, para pembina pendamping, pimpinan kontingen, serta peserta Jambore Daerah Sumatera Utara Tahun 2026.
Baca Juga: Bupati Labusel Hadiri Santunan 72 Anak Yatim di Perlabian, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Sosial Dalam sambutannya selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Labuhanbatu Selatan, Fery mengatakan menjadi wakil daerah pada Jambore Daerah merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.
Menurut dia, kegiatan jambore bukan hanya menjadi ajang perkemahan, tetapi juga sarana membangun karakter, kepemimpinan, kemandirian, serta mempererat persaudaraan antarsesama anggota Pramuka dari berbagai daerah.
Bupati berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik Kabupaten Labuhanbatu Selatan selama mengikuti kegiatan.
Ia meminta para peserta, pembina pendamping, dan pimpinan kontingen untuk menunjukkan sikap santun, disiplin, ramah, serta berintegritas sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka.
"Keselamatan dan kesehatan adalah prioritas utama. Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat namun tetap mengutamakan kedisiplinan dan keamanan," tegas Bupati.
Selain itu, Fery mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan jambore.
Ia meminta para pembina melakukan pendampingan secara maksimal agar seluruh peserta tetap menjaga kondisi fisik, pola makan, waktu istirahat, serta saling menjaga satu sama lain.
Sejalan dengan tema Jambore Daerah Sumatera Utara 2026 yang menggabungkan nilai-nilai kepramukaan dengan perkembangan teknologi, Bupati juga mendorong peserta untuk mampu beradaptasi dengan era digital.
Menurut dia, generasi Pramuka harus menjadi generasi yang cerdas, adaptif, inovatif, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung kemajuan organisasi dan pembangunan daerah.