MEDAN – Warga kawasan Medan Utara menyampaikan sejumlah keluhan kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam program Sapa Warga yang digelar di Masjid Al Hijrah, Kompleks BTN, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (4/7/2026). Salah satu aspirasi yang mencuat adalah permintaan pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di wilayah Belawan dan Medan Utara untuk mempermudah pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk).
Keluhan tersebut disampaikan warga Medan Labuhan bernama Sipahutar. Ia menilai lokasi Mal Pelayanan Publik yang saat ini berada di pusat kota cukup jauh dijangkau masyarakat Medan Utara.
"Kalau warga di sini mau mengurus administrasi kependudukan, terkadang aksesnya sulit karena Mal Pelayanan Publik lokasinya cukup jauh dari sini," ujarnya.
Baca Juga: Rico Waas Gerak Cepat Benahi Medan Labuhan, Banjir, Jalan Rusak hingga LPJU Langsung Ditangani Karena itu, ia berharap Pemerintah Kota Medan dapat menghadirkan MPP di kawasan Medan Utara agar masyarakat lebih mudah mengakses berbagai layanan pemerintahan.
Selain persoalan administrasi kependudukan, Sipahutar juga menyoroti minimnya peluang kerja bagi generasi muda di kawasan tersebut. Padahal, wilayah Medan Utara dikenal sebagai salah satu kawasan industri yang memiliki banyak pabrik dan perusahaan.
"Kami juga meminta bantuan kepada bapak Wali Kota Medan untuk dapat membantu warga dalam hal lapangan pekerjaan. Karena kita ketahui di sini banyak pabrik dan warga, khususnya generasi muda, masih kesulitan mencari pekerjaan," katanya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Rico Waas menjelaskan bahwa saat ini pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) sudah dapat dilakukan di kantor kecamatan masing-masing. Ia menargetkan seluruh kecamatan di Kota Medan dapat menerapkan layanan tersebut secara penuh pada tahun ini.
"Pengurusan KK dan KTP saat ini dapat dilakukan di kecamatan masing-masing. Tahun ini insyaallah seluruh kecamatan bisa menerapkannya. Selain itu, Pemko Medan juga akan kembali menggelar MPP Road Show agar mempermudah warga," ujar Rico.
Terkait lapangan pekerjaan, Rico mengatakan Dinas Ketenagakerjaan akan membantu masyarakat memperoleh informasi lowongan kerja. Selain itu, warga juga dapat memanfaatkan layanan wawancara kerja yang tersedia melalui program yang diselenggarakan di Mal Pelayanan Publik.
Dalam kesempatan itu, warga juga menyampaikan keluhan terkait banjir yang rutin melanda kawasan Kompleks BTN Medan Labuhan. Warga berharap pemerintah segera melakukan pembenahan infrastruktur guna mengatasi persoalan yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
Menanggapi hal tersebut, Rico menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan banjir melalui pembenahan infrastruktur secara menyeluruh. Ia meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) segera menyiapkan perencanaan dan kebutuhan anggaran yang diperlukan.
"Kalau mau kita kerja, kita kerja jangan tanggung-tanggung. Kalau tanggung-tanggung, sampai kapan pun kita akan seperti ini terus," tegasnya.