MEDAN – Indonesia City Expo (ICE) 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi pemerintah kota di seluruh Indonesia untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan memperkuat daya saing produk lokal agar mampu menembus pasar internasional.
Hal itu disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menutup rangkaian Indonesia City Expo 2026 di Hotel Santika Dyandra Medan, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung selama tiga hari.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,65 Juta per Gram, Buyback Justru Naik Mengawali sambutannya, Rico Waas menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Indonesia City Expo.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi daerah peserta, tetapi juga memperkuat kerja sama antarkota dalam mengembangkan potensi dan produk unggulan masing-masing.
Selama mengunjungi stan peserta, Rico mengaku melihat banyak inovasi yang dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lain.
Ia menilai berbagai upaya yang dilakukan daerah, mulai dari riset produk, peningkatan kualitas, hingga mengirim pelaku UMKM belajar ke luar negeri, patut menjadi contoh bersama.
"Kita hadir di sini untuk saling mengenal, saling belajar, dan saling mendukung. Saya percaya seribu persen produk lokal Indonesia tidak kalah kualitasnya dengan produk internasional. Kita memiliki kekayaan budaya yang melahirkan begitu banyak produk unggulan yang tidak dimiliki negara lain," ujar Rico Waas.
Dalam acara yang turut dihadiri Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas, serta para peserta ICE 2026, Rico menegaskan bahwa keberagaman budaya Indonesia merupakan kekuatan besar yang harus dimanfaatkan untuk memperkuat ekonomi daerah.
Meski demikian, ia menilai kualitas produk harus terus ditingkatkan melalui pembenahan desain, kemasan, branding, hingga standardisasi agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar global.
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga menghadirkan Nurmasita, pelaku UMKM Wira Bags binaan Dekranasda Kota Medan.
Nurmasita menceritakan bagaimana usahanya sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.