SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menghadirkan berbagai layanan publik secara langsung kepada masyarakat melalui kegiatan pelayanan terpadu yang digelar di Nagori Bandar Rejo, Kecamatan Bandar Masilam, Sumatera Utara, Senin (29/6/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan pemerintah sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi Anggota DPRD Simalungun H. Girun serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kehadiran Bupati tidak hanya untuk membuka kegiatan, tetapi juga memastikan seluruh layanan yang disediakan benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat hingga ke pelosok nagori. Dalam kesempatan itu, Anton Achmad Saragih juga berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan berbagai aspirasi.
Baca Juga: Bupati Simalungun Gerak Cepat Evakuasi Pasien 19 Tahun ke RSUD Perdagangan Turut hadir Camat Bandar Masilam Ida Royani Damanik, unsur Forkopimca, para pangulu, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.
Berbagai pelayanan disediakan secara gratis, mulai dari administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan, hingga pelayanan keluarga berencana (KB).
Selain itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Sementara Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Simalungun membuka layanan donor darah dan Dinas Sosial menyalurkan bantuan sembako kepada keluarga yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Anggota DPRD Simalungun H. Girun menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah yang menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Ia juga menyampaikan aspirasi warga terkait kebutuhan perbaikan infrastruktur jalan melalui pengaspalan, mengingat akses jalan menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Anton Achmad Saragih menyatakan pemerintah memahami kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur. Namun, pelaksanaan pembangunan tetap dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas di wilayah Kabupaten Simalungun yang memiliki 32 kecamatan serta 413 nagori dan kelurahan.
Meski demikian, Bupati memastikan sejumlah proyek pembangunan jalan telah masuk dalam rencana pelaksanaan tahun ini.
Di antaranya perbaikan ruas jalan Nagori Panambeian menuju Nagori Bandar Tinggi yang berbatasan dengan Kabupaten Batubara, rekonstruksi jalan di Nagori Bandar Rejo, Jalan Anggrek Huta III di Nagori Bandar Silou, hingga Jalan Kampung V Huta IV di Nagori Panambeian.
Selain itu, jalan provinsi sepanjang sekitar dua kilometer yang menghubungkan Kecamatan Bandar dengan Kecamatan Bandar Masilam juga masuk dalam daftar pekerjaan.