LABUHANBATU – Warga di tiga kecamatan di Kabupaten Labuhanbatu menyambut positif perbaikan ruas jalan Aek Nabara–Negeri Lama hingga Tanjung Sarang Elang yang tengah dikerjakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Infrastruktur yang selama bertahun-tahun rusak itu diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi dan sektor pariwisata.
Ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Bilah Hulu, Bilah Hilir, dan Panai Hulu tersebut merupakan jalur strategis menuju Rantauprapat sebagai ibu kota Kabupaten Labuhanbatu. Jalan itu juga menjadi akses penting bagi distribusi hasil pertanian, perkebunan, serta aktivitas masyarakat sehari-hari.
Salah seorang pengusaha warung makan di Tanjung Sarang Elang, Murni, mengatakan kerusakan jalan selama bertahun-tahun membuat jumlah kendaraan yang melintas terus berkurang. Kondisi itu berdampak langsung terhadap pendapatan pelaku usaha di sepanjang jalur tersebut.
Baca Juga: Prabowo: Juli Ini Kita Launching B50, Indonesia Tak Akan Impor Solar Lagi "Kalau dulu banyak kendaraan yang melintas dari Tanjungbalai menuju Aek Nabara lewat jalur ini. Karena jalannya rusak, masyarakat lebih memilih jalur utama sehingga usaha kami ikut sepi," ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Menurut Murni, membaiknya kondisi jalan diharapkan dapat menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kunjungan wisata ke kawasan Tanjung Sarang Elang yang memiliki sejumlah destinasi wisata air.
Ia berharap proyek perbaikan dapat segera rampung sehingga sektor usaha dan pariwisata kembali berkembang.
Harapan serupa disampaikan warga Aek Nabara, Amodi Dumoli Tua Sihite. Ia menilai kondisi jalan yang baik sangat penting untuk mempercepat akses masyarakat menuju fasilitas kesehatan.
Menurutnya, kerusakan jalan selama ini kerap menghambat perjalanan warga yang membutuhkan penanganan medis, bahkan pernah terjadi warga meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Surya tengah mengerjakan perbaikan ruas jalan Aek Nabara–Negeri Lama dan Negeri Lama–Tanjung Sarang Elang sepanjang 10 kilometer.
Kepala Seksi Jalan dan Jembatan UPTD Rantauprapat Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Sumut, Henri Syahrizal, mengatakan pekerjaan dibagi dalam dua paket, yakni tiga kilometer pada ruas Aek Nabara–Negeri Lama dan tujuh kilometer pada ruas Negeri Lama–Panai Hulu.
"Akhir tahun targetnya selesai. Kami juga memohon maaf apabila proses pengerjaan mengganggu kenyamanan pengguna jalan," ujarnya.
Pemerintah berharap pembangunan infrastruktur tersebut mampu mengembalikan fungsi jalan sebagai jalur utama mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, meningkatkan kunjungan wisata, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi di wilayah Labuhanbatu.* (dh)