LABUHANBATU – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mulai merealisasikan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI) melalui perbaikan ruas jalan strategis yang telah puluhan tahun mengalami kerusakan di Kabupaten Labuhanbatu.
Pengerjaan dilakukan pada dua ruas jalan, yakni Aek Nabara–Negeri Lama dan Negeri Lama–Tanjung Elang, dengan total penanganan sepanjang 10 kilometer. Kedua ruas tersebut selama ini menjadi akses utama masyarakat, namun banyak mengalami kerusakan berat sehingga menghambat aktivitas ekonomi maupun mobilitas warga.
Kepala Seksi Jalan dan Jembatan UPTD Rantauprapat Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara, Syahrizal, mengatakan pekerjaan dibagi ke dalam dua paket.
Baca Juga: Bobby Nasution Desak OPD Percepat Program Prioritas Sumut: Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat, Jangan Hanya di Atas Kertas Paket pertama meliputi ruas Aek Nabara–Negeri Lama sepanjang tiga kilometer yang terbagi menjadi lima segmen. Sementara paket kedua mencakup ruas Negeri Lama–Tanjung Elang sepanjang tujuh kilometer yang dibagi menjadi tiga segmen.
"Paket pertama Aek Nabara–Negeri Lama sepanjang 3 kilometer terbagi lima segmen dan paket kedua Negeri Lama–Tanjung Elang sepanjang 7 kilometer terbagi tiga segmen. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada akhir tahun," ujar Syahrizal.
Selain memperbaiki permukaan jalan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga melakukan pelebaran badan jalan dari lima meter menjadi enam meter. Bahu jalan di sisi kiri dan kanan juga dibangun menggunakan rigid beton selebar 70 sentimeter guna memperkuat konstruksi jalan.
Menurut Syahrizal, peningkatan kualitas infrastruktur tersebut diharapkan mampu memberikan kenyamanan sekaligus memperpanjang usia layanan jalan.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan selama proses pengerjaan berlangsung serta mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di lokasi proyek.
Perbaikan jalan tersebut disambut positif masyarakat. Salah seorang warga, Muslim Manik, berharap seluruh ruas jalan dari Tanjung Elang hingga Aek Nabara dapat diperbaiki secara menyeluruh karena memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat.
Ia menilai kondisi jalan yang baik akan mempercepat akses menuju fasilitas kesehatan, memperlancar distribusi hasil pertanian, sekaligus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.
Hal senada disampaikan Salomo Sihite, warga Aek Nabara yang bekerja sebagai mekanik sepeda motor. Menurutnya, kerusakan jalan selama ini kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas, termasuk kendaraan yang terbalik saat menghindari lubang.
Ia mengaku bersyukur pemerintah akhirnya mulai memperbaiki ruas jalan yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan masyarakat.* (dh)