TANJUNGBALAI – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungbalai Nizaruddin turun langsung memantau pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kota Tanjungbalai, Kamis, 25 Juni 2026.
Monitoring dilakukan di Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, dan Kecamatan Teluk Nibung yang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi di Kota Tanjungbalai.
Kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung proses pendataan yang dilakukan petugas sensus kepada para pelaku usaha.
Baca Juga: Bupati dan Kapolres Asahan Tinjau Dusun yang Belum Dialiri Listrik PLN, Serahkan Genset untuk Warga Dalam kesempatan itu, Mahyaruddin Salim menegaskan Pemerintah Kota Tanjungbalai memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
"Apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk nyata dukungan Pemko Tanjungbalai dan saya selaku Kepala Daerah untuk mengajak dan mengimbau masyarakat dan para pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sensus ekonomi yang berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 tersebut," ujarnya.
Menurut Mahyaruddin, pelaksanaan Sensus Ekonomi tahun ini memiliki pendekatan yang berbeda dibandingkan periode sebelumnya karena membutuhkan kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, BPS, dan seluruh pemangku kepentingan.
Ia mengajak masyarakat dan pelaku usaha memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus agar menghasilkan basis data ekonomi yang akurat.
Menurutnya, data tersebut akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan daerah.
"Data yang akurat akan membantu pemerintah memahami kondisi riil masyarakat dan dunia usaha. Dengan data yang baik, kita bisa menyusun kebijakan yang tepat, mendorong pertumbuhan usaha, membuka lapangan kerja, dan memastikan pembangunan ekonomi Kota Tanjungbalai berjalan lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat," tegasnya.
Saat berdialog dengan masyarakat dan pelaku usaha, Mahyaruddin mengungkapkan dirinya telah lebih dahulu mengikuti pendataan sebagai responden Sensus Ekonomi 2026.
Langkah itu dilakukan untuk memberikan contoh kepada masyarakat agar mendukung pelaksanaan sensus.
"Saya telah mengikuti pendataan sebagai responden SE2026 di Kota Tanjungbalai seperti bapak/ibu dan para pelaku usaha sekalian. Langkah ini diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat agar terbuka dan mendukung pelaksanaan sensus. Saya berharap seluruh warga dan pelaku usaha juga melakukan hal yang sama," jelas Wali Kota.