ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin bersama Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani meninjau Dusun VIII, Desa Pertahanan, Kecamatan Sei Kepayang, yang hingga kini belum terjangkau jaringan listrik PLN, Kamis, 25 Juni 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.
Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan, perwakilan PLN, pimpinan perusahaan, kepala organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda setempat.
Baca Juga: Wakil Bupati Asahan Hadiri Khitan Massal dan Penyaluran ZIS BAZNAS, 120 Anak Ikut Program Kesehatan Gratis Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengatakan bahwa hingga saat ini masyarakat Dusun VIII masih belum dapat menikmati layanan listrik dari PLN sehingga aktivitas sehari-hari, termasuk penerangan, masih sangat terbatas.
"Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Forkopimda telah melakukan koordinasi dengan pihak PLN, khususnya Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yang berada di wilayah Kabupaten Asahan. Kami telah mengusulkan agar Dusun VIII dapat segera dialiri listrik," ujar Bupati.
Ia menjelaskan, pihak PLN juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar Dusun VIII dapat masuk dalam program penyediaan jaringan listrik bagi masyarakat yang belum terjangkau layanan kelistrikan.
"Mari kita berdoa bersama agar proses ini dapat segera terlaksana, sehingga masyarakat Dusun VIII dapat menikmati penerangan listrik dan merasakan manfaatnya untuk meningkatkan kualitas hidup," ungkap Bupati.
Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, Polres Asahan menyerahkan bantuan berupa satu unit genset dan tas sekolah kepada warga.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat sekaligus mendukung kegiatan belajar anak-anak di dusun tersebut.
Bupati Asahan menyampaikan apresiasi kepada Polres Asahan atas kepedulian dan sinergi yang diberikan dalam membantu masyarakat Dusun VIII.
Mengutip semangat yang terkandung dalam karya R.A. Kartini, Bupati berharap masyarakat segera dapat menikmati penerangan listrik yang memadai.
"Sebagaimana ungkapan Ibu Kartini, 'Habis Gelap Terbitlah Terang'," tutup Bupati.