MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersiap menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) 2026. Forum kerja sama ekonomi yang melibatkan Indonesia, Malaysia, dan Thailand tersebut dinilai menjadi peluang besar untuk memperluas investasi sekaligus mendorong lahirnya berbagai proyek strategis di kawasan.
Kepala Bagian Kerja Sama Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumut Ahmad Yamin mengatakan penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah IMT-GT 2026 telah diputuskan dalam pertemuan tingkat menteri ke-31 IMT-GT yang berlangsung di Trang, Thailand, pada September 2025. Dalam keputusan tersebut, Sumatera Utara ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan pertemuan tingkat menteri ke-32.
Menurut Yamin, kerja sama IMT-GT selama ini telah memberikan dampak nyata bagi pengembangan ekonomi daerah. Beberapa proyek yang berkembang melalui kerja sama tersebut antara lain Kawasan Industri Sei Mangkei dan kawasan Kaldera Toba.
Baca Juga: Bobby Nasution Ingatkan Timsel KI Sumut: Jangan Ada Titipan, Seleksi Harus Bebas Intervensi Ia menilai status Sumut sebagai tuan rumah menjadi kesempatan penting untuk mengusulkan berbagai gagasan dan proyek strategis yang dapat masuk dalam rancangan pembangunan ekonomi kawasan lima tahun mendatang.
"Momentum ini menjadi peluang besar untuk memperkuat daya saing Sumatera Utara di tingkat internasional sekaligus menarik lebih banyak investasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Rabu, 17 Juni 2026.
Yamin menjelaskan, forum IMT-GT akan membahas sejumlah program prioritas melalui delapan kelompok kerja yang nantinya dirumuskan dalam blueprint pembangunan ekonomi kawasan. Sektor yang menjadi fokus pembahasan meliputi pertanian dan agribisnis, pariwisata, produk dan layanan halal, serta infrastruktur dan transportasi.
Menurutnya, setiap proyek yang diajukan harus memiliki manfaat bersama bagi Indonesia, Malaysia, dan Thailand sehingga mampu memperkuat hubungan ekonomi antarnegara.
"Proyek yang diusulkan harus memberikan dampak positif bagi seluruh pihak yang terlibat agar kerja sama ini menghasilkan keuntungan bersama," katanya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap penyelenggaraan IMT-GT 2026 dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas jejaring investasi, memperkuat sektor unggulan daerah, dan mempercepat realisasi proyek-proyek strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan secara berkelanjutan.
Puncak kegiatan IMT-GT 2026 dijadwalkan berlangsung pada September 2026 di Sumatera Utara dan akan dihadiri perwakilan pemerintah serta pelaku usaha dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand.*
(dh)