MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya peran ulama sebagai mitra moral dalam penyelenggaraan pemerintahan, bukan hanya dimanfaatkan dalam situasi tertentu atau kepentingan sesaat.
Pernyataan itu disampaikan Rico saat menjamu makan siang bersama tim Haflah Khas Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (16/6/2026). Kegiatan tersebut juga bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Dalam kesempatan itu, Rico mengingatkan agar ulama tidak diposisikan sebagai alat kepentingan tertentu, melainkan sebagai bagian penting dalam menjaga arah moral pemerintahan.
Baca Juga: Nasaruddin Umar: Tahun Baru Islam Jadi Momentum Perkuat Dialog dan Persaudaraan Umat "Ulama jangan kita jadikan objek tertentu, digunakan hanya pada saat-saat tertentu, misalnya ketika terpojok atau saat butuh saran saja," ujar Rico.
Ia juga menekankan bahwa seorang pemimpin, baik kepala daerah maupun pejabat lainnya, tetap manusia biasa yang memiliki keterbatasan dan tidak luput dari kesalahan. Karena itu, menurutnya, kehadiran ulama dibutuhkan sebagai penyeimbang agar kebijakan tetap berada pada jalur yang benar.
"Pimpinan ini bisa lurus kalau didampingi ulama. Manusia bisa salah dan khilaf kapan saja," katanya.
Rico juga mengajak jajaran pemerintah untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai ajang refleksi diri, termasuk dalam memaknai posisi seorang pemimpin sebagai pelayan masyarakat, bukan figur yang harus diagungkan.
"Pimpinan itu pelayan masyarakat, bukan untuk dielu-elukan," tegasnya.
Sementara itu, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum menyampaikan apresiasi atas hubungan yang terjalin antara Pemerintah Kota Medan dan MUI. Ia menilai kerja sama yang terbangun selama ini berjalan baik dan saling mendukung.
Hasan juga menegaskan bahwa MUI memiliki tiga peran utama, yakni melayani umat, melindungi umat, serta menjadi mitra pemerintah dalam memberikan nasihat dan arahan keagamaan.
"MUI hadir sebagai mediator agar kehidupan keagamaan dan pemerintahan dapat berjalan seimbang," ujarnya.*
(dh)