MEDAN – Pemerintah Kota Medan melalui Kecamatan Medan Amplas bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak gangguan layanan air sejak Selasa malam, 9 Juni 2026.
Sebagai langkah darurat, sejumlah truk tangki air bersih dikerahkan ke beberapa titik pemukiman yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.
Distribusi bantuan dilakukan pada Rabu pagi, 10 Juni 2026.
Baca Juga: Pemko Tanjungbalai Terima Penghargaan dari Menteri Hukum atas Dukungan Program Bantuan Hukum Masyarakat Berdasarkan pantauan di lapangan, penyaluran air bersih berlangsung tertib.
Warga terlihat mengantre secara teratur dengan membawa jeriken, ember, dan berbagai wadah penampungan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Meski saat ini pasokan air dilaporkan telah kembali normal, bantuan yang diberikan Pemerintah Kota Medan dinilai sangat membantu masyarakat saat kondisi darurat.
Salah seorang warga Medan Amplas, Rahma, mengaku bersyukur atas respons cepat pemerintah dalam mengatasi persoalan tersebut.
"Kemarin air benar-benar tidak mengalir sejak pagi. Bantuan air bersih dari kecamatan dan Pemko Medan sangat membantu kebutuhan memasak, mandi, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya," ujar Rahma, Kamis, 11 Juni 2026.
Apresiasi serupa juga disampaikan warga lainnya yang menilai proses distribusi berjalan lancar dan merata.
Menurut mereka, petugas di lapangan mampu mengatur pembagian air sehingga tidak terjadi kerumunan maupun rebutan saat pengisian.
Camat Medan Amplas, Zulfahmi Tarigan, mengatakan langkah cepat tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan meski terjadi kendala teknis pada fasilitas umum.
Menurut Zulfahmi, koordinasi antara kecamatan, kelurahan, dan kepala lingkungan menjadi faktor penting dalam memastikan distribusi bantuan berjalan efektif.