MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Badan Kepegawaian Negara (BKN) ke-78, Pemko Medan berhasil meraih penghargaan bergengsi Adhi Manawa Nugraha Madya atas keberhasilannya mengimplementasikan kebijakan pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) yang transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, dan diserahkan melalui Kepala Kantor Regional VI BKN Medan kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan, Subhan Fajri Harahap, Sabtu (6/6/2026).
Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada daerah yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam menciptakan sistem manajemen ASN yang profesional, transparan, serta mendukung pengembangan karier pegawai secara berkelanjutan.
Baca Juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup, Medan Gelar Gotong Royong Raksasa dan Angkut 28 Ton Sampah Kepala BKPSDM Kota Medan, Subhan Fajri Harahap, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemko Medan dalam membangun tata kelola kepegawaian yang lebih modern dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Penghargaan ini merupakan buah dari komitmen seluruh jajaran Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Waas yang terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat, adil, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh ASN untuk berkembang," ujarnya.
Menurut Subhan, salah satu faktor yang mengantarkan Pemko Medan meraih penghargaan tersebut adalah keberhasilan dalam mengintegrasikan sistem manajemen talenta ASN yang menitikberatkan pada kompetensi, kinerja, dan prestasi kerja.
Melalui sistem tersebut, setiap ASN memiliki peluang yang sama untuk mengembangkan karier serta menduduki posisi strategis sesuai kemampuan dan pencapaiannya tanpa terhambat birokrasi yang kaku.
Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi yang tengah dijalankan Pemko Medan guna meningkatkan profesionalisme aparatur dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Subhan berharap penghargaan yang diraih dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN di lingkungan Pemko Medan untuk terus meningkatkan kompetensi dan kinerja dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
"Penghargaan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh ASN agar terus memberikan pelayanan terbaik demi mewujudkan Kota Medan yang lebih maju, profesional, dan sejahtera," katanya.
Dengan capaian tersebut, Pemko Medan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemerintah daerah yang konsisten mendorong reformasi birokrasi dan pengembangan sumber daya aparatur menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, modern, dan berdaya saing.*
(dh)