MEDAN – Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 di Kota Medan menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya peran lansia dalam kehidupan sosial. Pemerintah Kota Medan melalui Dinas P3APM P2KB menekankan bahwa lansia tetap harus diberdayakan agar hidup sehat, aktif, mandiri, dan bermartabat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas P3APM P2KB Kota Medan, Edliaty, melalui Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, Elviyanti Pohan, dalam kegiatan HLUN yang digelar di Gedung PKK Kota Medan, Jumat (5/6/2026).
Elviyanti mengatakan, lansia merupakan sumber pengalaman, kebijaksanaan, serta teladan bagi generasi muda. Karena itu, diperlukan lingkungan yang ramah lansia agar mereka tetap dapat beraktivitas dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Baca Juga: HMI Medan Kritik Kisruh AFF U-19, Minta PSSI Jangan Jadikan Pemda Tumbal Persoalan Anggaran "Lansia adalah bagian penting dari keluarga dan masyarakat. Mereka harus tetap sehat, aktif, mandiri, dan bermartabat," ujarnya.
Pemko Medan disebut terus berupaya meningkatkan kualitas hidup lansia melalui berbagai program pembinaan, termasuk Sekolah Lansia serta kegiatan pemberdayaan lainnya. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan lansia.
Kegiatan HLUN yang digelar IPeKB Kota Medan bersama Sekolah Lansia Kota Medan ini mengusung tema "Tambah Usia, Menuju Lansia Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif".
Rangkaian acara berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan seperti senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan kesehatan, hingga permainan yang melibatkan para lansia.
Acara kemudian ditutup dengan pemotongan kue serta pemilihan Lansia Terheboh dan Lansia Paling Semangat. Pemerintah berharap para lansia di Kota Medan tetap sehat, bahagia, mandiri, serta produktif di tengah keluarga maupun masyarakat.*
(dh)