MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mematangkan persiapan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 yang akan digelar pada 3 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Ajang tahunan ini diproyeksikan menjadi momentum "emas" perjalanan PRSU dalam mendukung promosi pembangunan dan budaya daerah.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan badan usaha milik daerah (BUMD) terlibat aktif dalam menyukseskan penyelenggaraan PRSU tahun ini.
Baca Juga: Renduk Pascabencana Sumatera Himpun 11.512 Kegiatan Pemulihan, Infrastruktur Jadi Prioritas Utama "Tahun ini PRSU memasuki usia ke-50 atau usia emas. Karena itu, pelaksanaannya harus lebih maksimal dari tahun-tahun sebelumnya," kata Sulaiman dalam rapat persiapan di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin, 25 Mei 2026.
PRSU 2026 mengusung tema Harmoni Emas yang menggambarkan keberagaman masyarakat Sumatera Utara dalam harmoni budaya, adat, dan kehidupan sosial.
Kegiatan ini juga menjadi etalase pembangunan daerah melalui pameran kabupaten/kota dan sektor usaha.
Sulaiman menekankan bahwa tingginya jumlah pengunjung setiap tahun menuntut kesiapan menyeluruh, mulai dari pelayanan, pengamanan, hingga partisipasi aktif seluruh perangkat daerah.
"Semua pihak harus benar-benar terlibat untuk menyukseskan agenda besar ini," ujarnya.
Sementara itu, Project Director PT Royalindo Expoduta, Amelia Darmadi, mengatakan berbagai persiapan terus dilakukan, termasuk promosi melalui media sosial, media massa, influencer, dan kolaborasi dengan pelaku kreatif.
Pembukaan PRSU akan digelar pada 3 Juli 2026 pukul 19.00 WIB di panggung utama.
Kegiatan akan diisi pameran paviliun kabupaten/kota, bazar UMKM, festival kuliner, wahana edukasi, hingga berbagai kompetisi masyarakat.
"Pengunjung juga akan mendapatkan tanda kunjungan yang bisa ditukar dengan cenderamata," kata Amelia.