MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak anggota DPRD Sumatera Utara asal Daerah Pemilihan Sumut 1 dan 2 untuk memperkuat sinergi dalam mendukung berbagai program strategis pembangunan di Kota Medan.
Ajakan itu disampaikan Rico Waas saat menerima kunjungan anggota DPRD Sumut dalam agenda penyampaian hasil reses di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan, Jumat (22/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut hadir anggota DPRD Sumut Benny Sihotang, Landen Marbun, H Ahmad Darwis, Jumadi, Mustafa Kamil, M Faisal, dan Meryl Rouly Saragih.
Baca Juga: Bobby Nasution Ungkap Pernah Tolak Izin Perjalanan Dinas Wali Kota Medan ke China Rico Waas mengatakan, Kota Medan saat ini terus berkembang dengan sejumlah program pembangunan yang membutuhkan dukungan dan kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan legislatif.
Salah satu program strategis yang dipaparkan yakni pembangunan moda transportasi massal Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang menghubungkan Medan, Binjai, dan Deli Serdang.
"Pembangunan saat ini dimulai dari kawasan Sisingamangaraja menuju Gatot Subroto. Harapannya masyarakat perlahan beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum yang lebih efektif," ujar Rico Waas.
Ia menjelaskan proyek nasional tersebut nantinya akan menambah jalur BRT dari lima menjadi 12 ruas dan ditargetkan selesai pada tahun depan.
Selain fokus pada transportasi publik, Pemko Medan juga menaruh perhatian terhadap keseimbangan lingkungan. Rico Waas menegaskan pohon-pohon yang terdampak pembangunan akan diganti dengan penanaman sebanyak 61 ribu pohon baru di wilayah Kota Medan.
Di sektor olahraga, percepatan renovasi Stadion Teladan juga terus dilakukan dengan pengawasan ketat agar hasil pembangunan memenuhi standar internasional dan dapat digunakan untuk berbagai event besar, termasuk Piala AFF.
"Stadion ini kita harapkan menjadi kebanggaan bersama yang manfaatnya bisa dirasakan hingga puluhan tahun ke depan," katanya.
Tak hanya itu, Pemko Medan juga tengah mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI yang direncanakan berlangsung dalam satu hingga dua bulan ke depan.
Kegiatan tersebut diperkirakan dihadiri 98 wali kota dari seluruh Indonesia beserta sejumlah tokoh nasional.