TANJUNGBALAI — Pelaksana Harian Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri sekaligus membuka secara resmi pelatihan fardhu kifayah bagi siswa dan siswi SMP Negeri 2 Tanjungbalai di aula sekolah tersebut, Rabu, 9 Februari 2026.
Dalam sambutannya, Fadly menekankan pentingnya regenerasi dalam pengurusan jenazah di tengah masyarakat.
Menurut dia, generasi muda perlu mulai dibekali pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan fardhu kifayah agar tidak terus bergantung kepada generasi yang lebih tua.
Baca Juga: Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Medan Fasilitasi 1.017 Warga Kerja ke Luar Negeri dalam Lima Bulan "Kita tidak bisa terus bergantung pada orang-orang tua. Anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, baik laki-laki maupun perempuan, harus mulai dilibatkan dan dipersiapkan untuk memahami serta mampu melaksanakan tugas fardhu kifayah," ujar Muhammad Fadly Abdina.
Ia mengatakan pelatihan serupa sebelumnya telah digelar di sejumlah sekolah di Kota Tanjungbalai dan kini giliran SMP Negeri 2 yang menjadi lokasi pelaksanaan program tersebut.
Menurut Fadly, pelatihan fardhu kifayah tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki manfaat sosial yang besar bagi masyarakat.
"Ini bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga pelayanan sosial kepada masyarakat," katanya.
Fadly juga meminta para peserta agar memahami materi yang diberikan secara serius dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap para siswa dapat menjadi pelopor di lingkungan keluarga maupun masyarakat dalam menumbuhkan kepedulian terhadap persoalan umat.
Pemerintah Kota Tanjungbalai, kata dia, akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Kita harus terus melaksanakan kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain dan keluarga, apalagi kegiatan seperti ini sangat baik," ujarnya.
Fadly turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan Kota Tanjungbalai agar menjadi lebih baik ke depan.