BANDA ACEH — Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, atas nama Gubernur Aceh, melantik sejumlah pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Aceh di Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa, 12 Mei 2026.
Pelantikan tersebut dihadiri para pejabat struktural, mulai dari asisten Sekda, staf ahli gubernur, hingga kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Aceh, Gubernur menegaskan bahwa jabatan yang baru diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab, integritas, disiplin, dan orientasi pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga: Harga Minyakita di Medan Tembus Rp22 Ribu! DPRD Desak Pemko Sidak Pasar Ia juga menekankan pentingnya penguatan birokrasi yang lebih responsif dan profesional dalam menjawab kebutuhan publik.
"Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas birokrasi agar semakin responsif, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat," demikian bunyi sambutan Gubernur Aceh.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, T. Kamaruzzaman atau Ampon Man, menyebut pelantikan ini merupakan bagian dari strategi percepatan kinerja pemerintahan di berbagai sektor.
Ia berharap pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dan bekerja efektif di unit masing-masing.
Menurut Ampon Man, Pemerintah Aceh saat ini tengah mendorong percepatan realisasi program dan anggaran.
Hingga 11 Mei 2026, realisasi keuangan tercatat 26,09 persen, sementara realisasi fisik mencapai 29,09 persen.
Target akhir Mei 2026 ditetapkan masing-masing 29,23 persen untuk keuangan dan 32,23 persen untuk fisik.
"Para pejabat yang baru dilantik diharapkan menjadi motor penggerak percepatan kinerja, memperkuat koordinasi, dan menyelesaikan hambatan program secara cepat," ujar Ampon Man.
Selain itu, pemerintah juga menyoroti percepatan penyerapan Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk pemulihan pascabencana agar tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.