TANJUNGBALAI - Pemerintah Kota Tanjungbalai menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan jalur pipa gas bumi yang menghubungkan Sumatera Utara dan Riau.
Proyek strategis nasional tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam mengatasi persoalan ketahanan energi sekaligus memperkuat infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dukungan itu disampaikan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina saat menghadiri rapat koordinasi bersama Pertamina, BPS, OPD terkait, serta para camat di Aula Sutrisno Hadi Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (11/5/2026).
Baca Juga: Ketua KPK: Masa Depan Tanpa Korupsi Dimulai dari Ruang Kelas Dalam sambutannya, Fadly menegaskan bahwa pembangunan pipa gas bumi Sumatera Utara–Riau merupakan bagian dari implementasi program diversifikasi energi nasional dan percepatan pemanfaatan gas bumi di dalam negeri.
"Pemko Tanjungbalai sangat mendukung rencana pembangunan pipa gas ini. Selain menjadi solusi energi, proyek ini juga akan membawa dampak positif terhadap pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan paparan dari pihak Pertamina, pembangunan pipa transmisi gas bumi tersebut bertujuan membuka akses energi bagi sektor industri, komersial, hingga masyarakat rumah tangga.
Meski secara jalur proyek pipa transmisi Sumatera Utara–Riau (SUTRI) tidak melintasi wilayah Kota Tanjungbalai, namun Pemko tetap melihat peluang besar agar masyarakat Tanjungbalai dapat ikut merasakan manfaatnya, khususnya untuk kebutuhan rumah tangga dan pelaku UMKM.
"Walaupun jalur proyek tidak melewati Kota Tanjungbalai, tetap ada kesempatan bagi masyarakat untuk memanfaatkan jaringan gas tersebut, terutama sektor rumah tangga," jelas Fadly.
Untuk mendukung percepatan realisasi proyek, Wakil Wali Kota meminta adanya kolaborasi lintas sektoral antara Pertamina, BPS, OPD terkait, dan pemerintah kecamatan.
Ia juga menekankan pentingnya pendataan sebaran UMKM, kawasan permukiman penduduk, serta sinkronisasi rencana tata ruang Kota Tanjungbalai.
Menurutnya, koordinasi aktif antarinstansi menjadi kunci agar program strategis nasional tersebut dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Kami menyambut baik rencana ini. Pembangunan jalur pipa gas di Sumut sudah sangat diperlukan. Tentunya proyek ini akan membangkitkan perekonomian daerah, termasuk Kota Tanjungbalai yang nantinya juga akan merasakan dampak positifnya," tambahnya.