MEDAN - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap menegaskan bahwa kualitas data Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah pembangunan daerah di Sumatera Utara.
Hal itu disampaikan Sulaiman saat membuka Pelatihan Calon Instruktur Daerah (Inda) Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 Provinsi Sumut di Hotel Polonia Medan, Sabtu (9/5/2026).
Ia menekankan bahwa pelaksanaan sensus tidak boleh dianggap sekadar kegiatan rutin, melainkan sebagai fondasi utama penyediaan data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: Terungkap! Kantor Judi Online di Hayam Wuruk Sudah Beroperasi 2 Bulan, 321 WNA Diamankan Polisi "Sensus ini bukan sekadar kegiatan pendataan rutin, melainkan fondasi utama dalam menghadirkan data ekonomi yang lengkap, akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan," ujar Sulaiman.
Menurutnya, berbagai sektor seperti industri pengolahan, perdagangan, pertanian modern, pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, hingga ekonomi digital membutuhkan dukungan data yang valid agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.
Sulaiman juga menegaskan bahwa Sumatera Utara memiliki kekuatan ekonomi pada sektor perkebunan, perdagangan, industri, logistik, hingga jasa yang harus didukung dengan data berkualitas.
Ia menilai data bukan hanya angka statistik, tetapi menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan pembangunan daerah.
"Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat, sedangkan data yang tidak valid dapat membuat kebijakan tidak efektif," katanya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan agenda nasional tersebut.
Sulaiman juga menekankan pentingnya peran instruktur daerah yang akan menjadi ujung tombak pelaksanaan sensus di lapangan.
Para instruktur, kata dia, tidak hanya bertugas menyampaikan materi teknis, tetapi juga memastikan seluruh petugas memahami metodologi, konsep, hingga etika pendataan secara profesional.
"Saudara-saudara nantinya akan menjadi ujung tombak dalam menjaga kualitas data Sensus Ekonomi 2026 di Sumut," pungkasnya.*