MEDAN — Pemerintah Kota Tanjungbalai menjajaki kerja sama strategis dengan Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) Medan guna memperkuat sektor pendidikan, penelitian, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Rencana kolaborasi tersebut mengemuka dalam kunjungan dan audiensi yang dilakukan Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, bersama jajaran pemerintah kota ke kampus UPMI Medan, Kamis, 7 Mei 2026.
Kedatangan rombongan Pemko Tanjungbalai disambut langsung oleh Rektor UPMI Medan, Ali Mukti Tanjung, beserta jajaran kampus.
Baca Juga: Camat Muara Sabak Barat Hadiri Sertijab Lurah Parit Culum I, Harap Pelayanan Publik Meningkat Mahyaruddin mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah untuk memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Pendidikan tidak hanya berorientasi pada gelar akademik, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah," kata Mahyaruddin dalam keterangannya.
Ia menyebut kerja sama antara Pemko Tanjungbalai dan UPMI Medan nantinya akan dituangkan dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), yang kemudian dilanjutkan dengan perjanjian kerja sama teknis (Memorandum of Agreement atau MoA) bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Kerja sama itu disebut akan mencakup sejumlah sektor strategis, mulai dari pendidikan, ketenagakerjaan, penelitian, pengembangan UMKM, hingga perlindungan anak.
Menurut Mahyaruddin, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat, termasuk peningkatan kualitas pelayanan publik serta membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi aparatur sipil negara maupun warga Tanjungbalai.
"Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung visi Tanjungbalai EMAS, yakni Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera," ujarnya.
Sementara itu, Rektor UPMI Medan Ali Mukti Tanjung menyatakan pihaknya siap mendukung program pembangunan daerah melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Ia menilai sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah menjadi langkah penting dalam menjalankan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
"Kami berharap kerja sama ini segera direalisasikan agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Ali.