MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya peran media massa sebagai pilar informasi yang kredibel dalam mengawal pelaksanaan program pemerintah, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Media dinilai memiliki posisi strategis dalam memastikan kebijakan publik tersampaikan secara objektif kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Rico saat menerima audiensi pengurus Media Indonesia Raya di Kantor Wali Kota Medan, Kamis, 7 Mei 2026.
Baca Juga: Pemprov Sumut Minta BPBD Diperkuat, Soroti Ancaman Bencana yang Kian Kompleks "Kami menyambut baik kehadiran rekan-rekan media. Yang terpenting bagi media saat ini adalah menjaga kredibilitas. Pemberitaan harus objektif, tidak subjektif, dan mampu mengawal program-program nasional secara positif agar dampaknya dirasakan masyarakat," kata Rico.
Dalam pertemuan tersebut, Rico juga menyoroti sejumlah program strategis pemerintah pusat yang dijalankan di Kota Medan, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menyebut program tersebut tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga memiliki efek ekonomi yang luas.
Saat ini, tercatat 187 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di Kota Medan dari target 255 unit yang ditujukan untuk melayani sekitar 700 ribu anak setiap harinya.
"Program MBG bukan sekadar urusan pangan, tetapi juga motor penggerak ekonomi karena memberdayakan pelaku usaha lokal," ujarnya.
Selain program pangan, Rico juga mengungkapkan langkah Pemko Medan dalam memperkuat aspek keamanan masyarakat.
Pemerintah kota, kata dia, tengah menyusun dasar hukum untuk menyiapkan anggaran bantuan bagi warga yang menjadi korban tindak kriminal jalanan seperti begal, terutama yang tidak tercakup oleh BPJS.
"Kami ingin memberikan perlindungan dan bantuan darurat bagi warga korban kriminalitas jalanan yang tidak tercover BPJS," kata Rico.
Sementara itu, Ketua Media Indonesia Raya Muhri Fauzi Hafiz menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Medan dalam mendukung berbagai program pembangunan.