LABUHANBATU SELATAN — Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan mulai mendorong pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi alternatif untuk sektor industri, komersial, hingga rumah tangga.
Langkah itu dinilai menjadi bagian dari strategi daerah menuju pembangunan ekonomi berkelanjutan dan energi yang lebih ramah lingkungan.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, saat menghadiri sosialisasi pemanfaatan gas bumi di Aula Lantai 3 Kantor Bupati, Rabu (6/5/2026).
Baca Juga: Sudah Lama Menikah tapi Belum Punya Buku Nikah, Pemko Tanjungbalai Gelar Isbat Nikah Terpadu Gratis untuk Warga Kurang Mampu Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan PT Perusahaan Gas Negara Tbk Area Medan, Agus, Asisten Perekonomian Ralikul Rahman, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Fery mengatakan gas bumi memiliki berbagai keunggulan dibandingkan energi konvensional.
Selain dinilai lebih efisien, gas bumi juga dianggap lebih ramah lingkungan dan memiliki harga yang relatif stabil.
"Pemanfaatan gas bumi bukan hanya soal energi, tetapi juga bagian dari strategi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan," kata Fery.
Menurut dia, pemerintah daerah terus mendorong penggunaan gas bumi secara lebih luas, baik untuk mendukung aktivitas industri maupun kebutuhan rumah tangga masyarakat.
Ia menilai pemanfaatan energi alternatif tersebut dapat meningkatkan daya saing daerah sekaligus membuka peluang investasi baru di sektor energi dan infrastruktur.
Namun demikian, Fery menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program pemanfaatan gas bumi dapat berjalan optimal.
"Kolaborasi menjadi kunci. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan perusahaan energi agar pembangunan infrastruktur serta distribusi gas bumi berjalan tepat sasaran," ujarnya.
Ia berharap kehadiran gas bumi mampu menjadi pendorong transformasi Labuhanbatu Selatan menuju daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.