MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa Kota Medan memiliki standar tinggi dalam urusan kuliner, sehingga setiap pelaku usaha makanan dituntut menjaga kualitas rasa secara konsisten.
Hal itu disampaikan Rico saat menghadiri soft opening Rumah Makan Pagi Sore di Jalan Kejaksaan, Selasa (5/5/2026). Acara tersebut menandai hadirnya salah satu brand kuliner Minang ternama di Kota Medan.
"Kalau di kota lain rasanya enak, di Medan harus enak sekali," ujar Rico Waas.
Baca Juga: Rico Waas Dorong Optimalisasi Aset BUMD Medan, Tekankan Transparansi dan Efisiensi Kerja Sama Investasi Rico mengatakan, kehadiran Pagi Sore bukan sekadar ekspansi bisnis, tetapi juga menjadi bagian dari dinamika kuliner Medan yang dikenal sangat kompetitif. Menurutnya, masyarakat Medan memiliki selera yang kritis terhadap rasa makanan.
Ia menyebut keberagaman budaya di Medan—mulai dari Minang, Batak, Aceh, Mandailing, hingga Melayu—membuat standar kuliner di kota ini sangat tinggi.
"Lidah orang Medan ini 'kejam'. Kalau tidak enak sekali, orang tidak akan kembali," katanya.
Rico juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah meneliti rumah makan Minang saat menyusun tugas akhir kuliah sekitar 15 tahun lalu. Dari penelitian itu, ia menyebut rumah makan Minang telah berkembang hingga puluhan ribu di berbagai negara.
Menurutnya, kuliner menjadi salah satu cara Indonesia dikenal dunia.
"Banyak orang luar negeri mengenal Indonesia dari restoran Padang. Ini cara kita berkomunikasi dengan dunia lewat kuliner," ujarnya.
Rico berharap Pagi Sore mampu menjaga kualitas rasa, kebersihan, dan pelayanan agar bisa bersaing di tengah ketatnya industri kuliner Medan.
"Kami bangga Pagi Sore hadir. Kalau rasanya terjaga, saya yakin tempat ini akan selalu ramai," tambahnya.
Sementara itu, Owner Rumah Makan Pagi Sore Erwin Lismar mengatakan kehadiran cabang di Medan merupakan bagian dari komitmen menjaga tradisi kuliner Minang sejak 1973.