TANJUNGBALAI – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (4/5/2026).
Mengusung tema "Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh makna.
Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, yang bertindak sebagai pembina upacara.
Baca Juga: Tito Karnavian Soroti Lemahnya Kepemimpinan Kepala Daerah: Terpilih karena Popularitas, Bukan Kapabilitas Ia hadir bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan mengenakan pakaian adat Melayu.
Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat daerah, tenaga pendidik, serta ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Tanjungbalai.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti.
Ia menegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan nasional.
"Pada hakikatnya, pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang, untuk memanusiakan manusia," ujar Fadly saat membacakan pidato Mendikdasmen.
Lebih lanjut disampaikan, pendidikan merupakan proses menemukan serta mengembangkan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia.
Nilai-nilai dasar pendidikan yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara melalui konsep sistem among—asah, asih, dan asuh—menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi bangsa.
Fadly juga menekankan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun watak, serta membentuk peradaban sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003.
"Pendidikan adalah upaya menumbuhkembangkan potensi manusia agar menjadi insan yang beriman, bertakwa, dan berkarakter kuat," tegasnya.