BANDA ACEH – Pemerintah Aceh menyiapkan layanan khusus bagi calon jemaah haji 2026 dengan memanfaatkan fasilitas gedung VVIP di Bandara Sultan Iskandar Muda sebagai jalur keberangkatan.
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan kebijakan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada jemaah haji asal Aceh.
Hal itu disampaikannya usai apel siaga Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Senin, 4 Mei 2026.
Baca Juga: 131 Calon Jemaah Haji Tanjungbalai Dilepas, Tangis Haru Iringi Keberangkatan Menuju Tanah Suci "Ini merupakan program pemerintah daerah untuk memprioritaskan pelayanan bagi calon jemaah haji Aceh," ujar Fadhlullah.
Menurut dia, penggunaan gedung VVIP memungkinkan jemaah tidak lagi melalui prosedur pemeriksaan di bandara.
Seluruh proses pemeriksaan, termasuk X-ray barang bawaan dan penumpang, akan dilakukan lebih awal di asrama haji.
Dengan skema tersebut, jemaah yang tiba di bandara dapat langsung menuju pesawat melalui jalur khusus yang disediakan, sehingga proses keberangkatan diharapkan menjadi lebih cepat dan nyaman.
Fadhlullah menjelaskan, kelompok terbang (kloter) pertama dijadwalkan masuk ke asrama haji pada Selasa, 5 Mei 2026.
Setelah mengikuti proses pelepasan, jemaah akan diberangkatkan menuju Tanah Suci pada dini hari, Rabu, 6 Mei 2026.
Selain menyiapkan fasilitas, pemerintah daerah juga mengingatkan pentingnya kesiapan petugas haji dalam memberikan pelayanan optimal selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.
"Kami berharap seluruh petugas menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab agar jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman," kata Fadhlullah.
Kebijakan ini menjadi salah satu langkah Pemerintah Aceh dalam meningkatkan kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji, seiring dengan meningkatnya jumlah jemaah setiap tahun.*