MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Medan, M. Sofyan, menghadiri simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar Polres Pelabuhan Belawan, Sabtu, 2 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Markas Polres Pelabuhan Belawan itu dipimpin Wakapolres Pelabuhan Belawan, Dedy Dharma.
Simulasi ini bertujuan menguji kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan situasi darurat.
Baca Juga: Hardiknas 2026, Rico Waas: Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah di Medan Dalam arahannya, Dedy mengatakan latihan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan respons cepat dan terkoordinasi antarpetugas di lapangan.
"Simulasi ini untuk meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan secara terpadu," ujarnya.
Skenario yang diperagakan dalam simulasi menggambarkan aksi demonstrasi kelompok buruh yang menuntut keadilan setelah pemutusan hubungan kerja.
Situasi kemudian berkembang menjadi ricuh ketika massa mulai bertindak anarkis.
Menghadapi kondisi tersebut, petugas gabungan memperagakan langkah penanganan secara taktis sesuai standar operasional prosedur.
Aparat tetap mengedepankan pendekatan persuasif untuk meredam ketegangan dan meminimalkan potensi benturan fisik.
Simulasi ini juga menunjukkan koordinasi lintas unsur dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di kawasan strategis seperti Pelabuhan Belawan.*
(ad)