MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Waas, menyampaikan sebelas komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Medan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di Pardede Hall, Jumat, 1 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Rico mengakui perjuangan buruh hingga kini belum berakhir.
Ia menilai masih banyak pekerja yang terus memperjuangkan hak-hak dasar, termasuk upah layak, kepastian kerja, serta perlindungan terhadap kehidupan keluarga.
Baca Juga: May Day 2026 di Medan: Buruh Geruduk Kantor Gubsu, Tagih Janji Bobby Nasution "Buruh juga terus memperjuangkan waktu kerja yang layak dan bagaimana perlindungan kehidupan dan keluarga. Dan ini semua yang diperjuangkan tidak mudah," kata Rico.
Ia menegaskan pentingnya komunikasi terbuka antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja sebagai kunci membangun hubungan industrial yang sehat.
Menurut dia, dialog yang dilandasi semangat persaudaraan akan memperkuat upaya bersama dalam membangun kesejahteraan masyarakat.
Pemkot Medan, kata Rico, berkomitmen membuka ruang dialog yang lebih luas agar setiap persoalan ketenagakerjaan dapat diselesaikan secara bersama dan berkelanjutan.
Berikut 11 hal yang dijanjikan Rico Waas untuk buruh di momen May Day 2026:
1. Sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja untuk terus diperkuat melalui mekanisme tripartit sebagai wadah dialog yang terbuka dan berkelanjutan.
2. Pemerintah kota Medan memahami aspirasi buruh terkait kesejahteraan kepastian kerja dan perlindungan hak-hak tenaga kerja yang harus diwujudkan secara nyata.
3. Permasalahan hubungan kerja termasuk sistem kerja yang belum memberikan kepastian menjadi perhatian serius dan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah kota.
4. Pengawasan tenaga kerja di tingkat daerah akan terus diperkuat melalui perangkat daerah untuk menjamin terpenuhinya hak normatif pekerjaan.