MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu menerima audiensi manajemen RSU Eshmun di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (29/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota menyatakan dukungannya terhadap upaya sosialisasi pemanfaatan jaminan kecelakaan kerja bagi aparatur sipil negara (ASN), khususnya yang dicover melalui Taspen.
"Baik, tinggal disosialisasikan ke pihak yang diinginkan. Kami akan membantu untuk mensosialisasikan kepada ASN," ujar Rico.
Baca Juga: May Day 2026 di Sumut Dipusatkan di GOR Astaka, Pemprov Siapkan Dialog dan Perlindungan 20 Ribu Pekerja Rentan Selain itu, Wali Kota juga membuka peluang kerja sama antara RSU Eshmun dengan Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Kesehatan Kota Medan, termasuk dalam penanganan korban kejahatan seperti begal yang membutuhkan penanganan medis cepat.
Direktur RSU Eshmun, Jonni Sastra Manurung, menjelaskan bahwa pihaknya ingin mendorong optimalisasi pemanfaatan jaminan kecelakaan kerja bagi ASN yang masih belum banyak diketahui.
Menurutnya, layanan tersebut dapat diakses dengan mudah di RSU Eshmun hanya dengan menunjukkan kartu Taspen saat mendapatkan pelayanan.
"Selama ini masih banyak yang belum memahami bahwa kecelakaan kerja bisa menggunakan Taspen. Karena itu kami membutuhkan dukungan Bapak Wali Kota untuk membantu sosialisasinya," jelasnya.
Ia menambahkan, RSU Eshmun juga menjadi alternatif layanan kesehatan bagi ASN di wilayah Medan bagian utara, seperti Marelan dan sekitarnya, tanpa harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan perawatan.
Pasien cukup menunjukkan kartu Taspen dan KTP untuk memperoleh penanganan medis, sementara kelengkapan administrasi lainnya dapat dilengkapi kemudian.
"Seluruh biaya pengobatan ditanggung hingga pasien sembuh," tambah Jonni.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan pemahaman ASN terkait jaminan kecelakaan kerja semakin meningkat, sekaligus mempercepat akses terhadap layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan terjangkau.*