TANJUNGBALAI - Pemerintah Kota Tanjungbalai menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Juara II Terbaik kategori penurunan tingkat pengangguran dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir, serta disaksikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Acara penghargaan digelar di OPI Hotel Palembang, Sabtu (25/4/2026) malam, dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah pusat hingga daerah.
Baca Juga: Sabet Penghargaan Kemendagri, Rico Waas Buktikan Keuangan Medan Makin Transparan dan Efektif Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap kinerja pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja pembangunan.
"Pemberian penghargaan ini menjadi salah satu strategi untuk mendorong kinerja, sekaligus menciptakan iklim kompetisi yang sehat antar daerah," ujarnya.
Menurut Tito, Indonesia memiliki kompleksitas tinggi dalam tata kelola pemerintahan daerah dengan jumlah 552 daerah yang terdiri dari provinsi, kota, dan kabupaten. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang tidak hanya berbasis pengawasan, tetapi juga penghargaan.
Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan capaian positif pemerintah daerah agar dapat diketahui masyarakat luas.
Dalam ajang tersebut, Kota Tanjungbalai berhasil masuk sebagai salah satu daerah terbaik dalam kategori penurunan tingkat pengangguran bersama sejumlah daerah lainnya.
Selain kategori tersebut, penghargaan juga diberikan dalam beberapa bidang lain, seperti pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan dan stunting, serta inovasi pembiayaan daerah.
Tak hanya seremoni, kegiatan ini juga menghadirkan Forum Akselerator Negeri yang menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, investor, UMKM, akademisi, hingga masyarakat dalam satu ruang dialog.
Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu bagi Pemerintah Kota Tanjungbalai untuk terus meningkatkan kinerja dalam menekan angka pengangguran serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.*