KISARAN - Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar kegiatan upah-upah bagi calon jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan sekaligus penguatan kesiapan spiritual para jemaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Acara tersebut dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Wakil Bupati Rianto, unsur Forkopimda, Ketua DPRD, Ketua MUI, jajaran OPD, Ketua TP PKK beserta Staf Ahli, pengurus IPHI, serta ratusan calon jemaah haji dan para ketua rombongan.
Dalam laporan panitia, disebutkan jumlah calon jemaah haji Kabupaten Asahan tahun ini mencapai 247 orang, yang terdiri dari 108 laki-laki dan 139 perempuan. Para jemaah akan diberangkatkan dalam beberapa kelompok terbang (kloter), termasuk jamaah reguler, cadangan, serta petugas pendamping yang telah dipersiapkan secara teknis dan terkoordinasi.
Baca Juga: Asahan Perkuat Program IVA Test untuk Deteksi Dini Kanker Serviks, Siap Hadapi Penilaian Tingkat Provinsi Sumut Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dalam arahannya menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan menyeluruh, baik fisik, mental, maupun keikhlasan.
"Jaga kesehatan, ikuti manasik dengan sungguh-sungguh, dan luruskan niat hanya karena Allah SWT," kata Bupati.
Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin dan kebersamaan selama pelaksanaan ibadah haji, agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar dan tertib.
Kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi adat upah-upah sebagai simbol doa dan harapan agar seluruh jemaah haji asal Asahan diberikan keselamatan, kelancaran dalam beribadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan mabrurah.*
(dh)