BANDA ACEH — Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang diwakili Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir secara resmi membuka kegiatan Banda Aceh Experience (City Expo) di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin malam, 20 April 2026.
Kegiatan ini merupakan rangkaian Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia.
Acara yang diinisiasi Pemerintah Kota Banda Aceh itu turut dihadiri Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal serta sejumlah wali kota dari berbagai daerah di Sumatera.
Baca Juga: MTQN ke-57 Asahan Resmi Ditutup, Wakil Bupati Rianto Tekankan Penguatan Syiar dan Pembinaan Al-Qur’an Dalam sambutan yang dibacakan M. Nasir, Gubernur Aceh menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banda Aceh dan panitia penyelenggara atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai kehadiran para kepala daerah menjadi momentum memperkuat jejaring kerja sama antarkota di Indonesia.
"Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan kehormatan bagi kami sekaligus membawa energi positif dalam memperkuat jejaring dan kerja sama antar kota di Indonesia," kata M. Nasir.
Ia juga menyoroti posisi strategis Aceh yang berada di kawasan Selat Malaka, yang dinilai memiliki potensi besar sebagai pintu perdagangan internasional.
Pemerintah Aceh, kata dia, tengah mendorong penguatan Pelabuhan Sabang sebagai hub logistik global.
Komoditas unggulan seperti kopi Gayo, minyak nilam, hasil perikanan laut, hingga potensi energi terbarukan disebut menjadi modal utama pengembangan ekonomi daerah.
Namun, ia menekankan pentingnya hilirisasi industri agar nilai tambah ekonomi dapat dinikmati masyarakat secara berkelanjutan.
"Sinergi pemanfaatan sumber daya mentah dan hilirisasi industri menjadi kunci utama pembangunan ekonomi Aceh," ujarnya.
Dalam pemaparannya, M. Nasir juga menyinggung tren urbanisasi nasional yang diproyeksikan mencapai 65 persen pada 2045.